Header Ads

Wakil Bupati Said Sani Gayo Lues Pimpin Upacara Bendera dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda Ke 90

GAYO LUES,  – (Ann)
Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani pimpin Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke
90 di halaman Kantor Bupati Jln. Tgk. Mahmoed No. 2 Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues pada Senin (29/10/2018) pagi.

Pantauan Awak media di lapangan upacara dimulai sekitar Pkl. 08.35 Wib , diikuti oleh sekitar 500 Orang dan tampak hadir diantaranya  Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIP,  Kasdim 0113/GL Mayor Inf Imam Sukoco, S.Ag, Kepala Pengadilan Negeri Blangkejeren Muh. Jamil SH, Para Asisten Bupati Gayo Lues, Para Staf Ahli Bupati Gayo Lues, Ketua MPU Tgk. Khasimudin Ghazali, Para SKPK Kabupaten  Gayo Lues, dan Para Pasukan Upacara yang terdiri dari TNI/POLRI, ASN Kabupaten  Gayo Lues, Sat Pol PP, Anggota Ormas, Mahasiswa dan Pelajar SMP/SMA di Kabupaten  Gayo Lues.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menyampaikan Amanat Menpora RI dikatakan “ Hari ini kita memperingati hari yang6 sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018. Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda untuk membangun kesadaran kebangkita tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka untuk satukan Bangsa Indonesia harus kita teladani untuk membangun Indonesia”.

Hari Sumpah Pemuda ke- 90 kali ini mengambil tema “BANGUN PEMUDA SATUKAN INDONESIA”. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunain kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif. inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas kemhan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, berkembang formasi-informasi yang bersifat destruktif mulai darri Hoax, Hate speech pornograti, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masu dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara serta pengetahuan Revolusi Mental 7 dicanangkan oleh Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju.

Pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas berdaya saing. Oleh karena itu Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu mempercepat terwujudnya 6 yang maju Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Pemuda pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi dikancah Asia. Perhelatan Asian Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia berhasil bersaing dengan bangsa bangsa Asia, dan berhasil menduduki peringkat ke 4, serta di ajang Asian Para Games 2018 para atlet kita berhasi menduduki peringkat ke-5. kebangkitan olah raga Indonesia harus dijadikan momentum untuk terus membangun, Ini adalah sejarah Indonesia dengan bekerja keras untuk meraih prestasi diberbagai bidangnya.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan mengelar hajat besar Pesta Demokrasi untuk menentukan Pimpinan Nasional dan Daerah yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Tk.I dan DPRD Tk.II. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umurm nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam PEMILU 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel, dan berkualitas.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan Bangsa, maka tugasnya.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.