Header Ads

Kemandirian Pangan Di Bahas Lewat Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Aceh Tahun 2018


BANDA ACEH – ANN
Pertemuan lintas sektor di Aceh berkaitan kemandirian pangan Aceh dibahas lewat rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Aceh tahun 2018, Senin (25/11/2018).

Rakor menginput informasi lintas lembaga tersebut mengangkat tema ‘Melalui kemandirian pangan kita wujudkan terpenuhinya pangan dan gizi di Aceh’, berlangsung di Hermes Hotel, Lampineng mulai 25 s.d. 26 November 2018.

Dr. Ir. Ilyas, MP selaku Kepala Dinas Pangan Aceh menyebut ada berbagai strategi untuk menghadapi problematika nilai ideal yang belum berhasil dicapai Aceh terkait pangan hewani pada 2018.



Strategi tersebut antara lain menurutnya; pentingnya inisiasi Dinas Pangan Aceh guna mendorong Hilirisasi Sektor Pertanian.

“Aceh perlu mendorong peningkatan distribusi pangan serta penguatan modal sosial,” ungkap Ilyas.

Data yang diperoleh Dinas Pangan Aceh dipaparkan sebagai tantangan guna menghadapi Ketahanan pangan Aceh jelang 2019.

Ia menyebut bahwa skor PPH ketersediaan pangan Aceh khusus kelompok pangan hewani masih rendah sejumlah 10,7 % padahal idealnya 24,0 %.

Skor PPH konsumsi khususnya golongan pangan hewani Aceh pun masih masih rendah, sejumlah capaian 17,2% sedangkan idealnya 24,0%.

“Keamanan pangan menjadi salah satu fokus strategi Ketahanan pangan Aceh untuk Pemda Aceh terkait kemandirian dan ketahanan pangan Aceh pada 2019,” ujar Ilyas.

Strategi peningkatan pangan hewani Aceh bisa dicapai antara lain; melaksanakan peningkatan koordinasi dengan dinas pertanian terkait kebutuhan pangan hewani Aceh.

Selanjutnya pentingnya pemenuhan konsumsi pangan hewani Aceh bagi kelompok masyarakat miskin dan rawan pangan di Aceh

Selain itu, Ilyas menyebut pula bahwa peningkatan kapasitas kelembagaan dan jaringan distribusi pangan Aceh serta peningkatan promosi, edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi pangan hewani Aceh lalu peningkatan mutu dan keamanan pangan Aceh dapat digunakan demi tercapainya target Aceh di bidang pangan hewani.

Hadir juga pada pertemuan tersebut Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim, SH dalam kesempatan tersebut menyampaikan terkait kebijakan dan strategi pemberdayaan kelompok usaha produksi ternak ungga

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.