Header Ads

UUI Ekspansi ke China



Kampus SIBER - ANN
Pada akhir tahun 2018 ini, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) membuat beberapa gebrakan dahsyat. Sejalan dengan misinya untuk menjadi World Class Cyber University, maka UUI semakin mengembangkan jejaring kerjasama dengan berbagai universitas di Kawasan Asia. Tercatat salah satu diantaranya adalah kerjasama dengan Guangdong University of Foreign Studies (GUFS) di China. Adapun keberhasilan awal kerjasama ini berkat jejaring perkenalan Rektor UUI, Prof. Marniati, SE., MKes., dengan seluruh pimpinan atau rektor universitas di Kawasan Asia.

Semangat akselerasi UUI menuju tingkat internasional dalam meningkatkan keunggulan kompetitifnya di berbagai bidang terlihat semakin dipacu oleh Rektor UUI, Prof. Marniati, SE., MKes. Hal itu terlihat dalam acara Asian University President Forum yang digelar di Petra Christian University di Surabaya pada 06-08 Nopember 2018. Pada acara tersebut, UUI berhasil membuka awal kerjasama (MoU) dengan 10 universitas di Malaysia, Philippines, India, Bangladesh, Korea Selatan, dan China.

Asian University President Forum atau AUPF merupakan ajang pertemuan tahunan para rektor universitas di asia yang dihelat sejak tahun 1999. Dalam pertemuan yang ke 17 itu, juga dihadiri oleh berbagai universitas terkenal dari negara-negara diluar asia, diantaranya Irlandia dan Polandia. Dan pada kesempatan itu pula, Prof. Marniati, SE., MKes. mendapatkan bingkisan istimewa sebagai tanda kedekatan persahabatan.

Pada AUPF ke-17 2018 ini, Prof. Marniati, SE., MKes. mengembangkan kerjasama dalam beberapa bidang strategis dengan GUFS-China khususnya pada bidang teknologi dan sistem informasi, serta pengembangan kewirausahaan lintas-universitas. Selanjutnya, UUI dan GUFS-China akan membuat MoA sebagai perwujudan keseriusan kerjasama kedua pihak. Beberapa kesepakatan yang akan dikerjakan bersama adalah penelitian bersama, pertukaran budaya, pertukaran mahasiswa dan dosen, dan tidak menutup kemungkinan dibuatnya program baru berupa joint-degree untuk program studi teknologi dan sistem informasi.

Harapan besar dari kerjasama ini adalah UUI akan menjadi Regional Leading University dalam beberapa bidang riset unggulan dan pengembangan inovasi universitas. UUI semakin mempertegas masa depan gemilang di bawah pimpinan Prof. Marniati, SE., MKes. Ke depannya, UUI akan semakin meninggalkan jauh universitas lain di Indonesia, seperti Universitas Syiah Kuala, bahkan Universitas Indonesia. Lebih lanjut, Prof. Marniati, SE., MKes. memiliki keinginan untuk ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh khususnya dengan meningkatkan sebaran ilmu pengetahuan hingga ke pelosok daerah, meningkatkan kemampuan pribadi seluruh masyarakat usia kerja di Aceh dan mengurangi tingkat pengangguran secara signifikan. Sehingga, dengan dukungan penuh dari seluruh rakyat Aceh sebagai pilar utama, maka segenap civitas academica UUI semakin percaya diri dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, penelitian dan kontribusi positif secara lokal, nasional dan internasional.

"Inovasi atau Mati. Inovasi adalah ruh kemajuan dan kesejahteraan di masa depan, dan untuk menarik semua potensi yang ada maka kemitraan kita harus diperkuat di tingkat internasional. Kita harus profesional, mandiri, kerja cerdas dan selalu dapat menyesuaikan dengan kondisi perubahan abad ini. Kita harus memperkuat kolaborasi internasional. Ini hukumnya adalah WAJIB, dan kita tak bisa terlalu lama berdiam diri lagi," tegas Prof. Marniati, SE., MKes. (Pen-IBudhiarta)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.