Header Ads

WUJUD PROGRAM ACEH CARONG, PENDIDIKAN ACEH DULANG PRESTASI DIBERBAGAI AJANG NASIONAL

BANDA ACEH – ANN
Pendidikan Aceh berhasil mendulang prestasi diberbagai ajang tingkat nasional, dalam ada ajang bergengsi ini, para siswa Aceh harus berkompetisi dengan perwakilan dari 33 provinsi lainnya di Indonesia.

Hal itu, merupakan wujud dari salah satu program unggulan Pemerintah Aceh yakni "Aceh Carong" yang berrtujuan untuk menghasilkan anak Aceh yang memiliki daya saing, sehingga, mampu mengukir prestasi yang membanggakan, baik di tingkat regional maupun nasional dan bahkan internasional.

Dalam sembuah kesempatan, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin menyampaikan, akan memberlakukan program Aceh Carong untuk setiap sekolah di Aceh, tujuan peningkatan prestasi tersebut dilakukan dengan perbaikan fasilitas pendidikan, kualitas guru, peningkatan sistem, dan peningkatan prestasi di bidang pendidikan.

“Program Aceh Carong haruslah dapat melahirkan siswa-siswi yang memiliki kualifikasi terbaik lahir batin, berkarakter, memiliki mental juang tinggi dan ber-akhlaqul karimah," kata Syaridin.

Adapun beberapa prestasi yang berhasil diraih pendidikan Aceh saat ini yakni, sebagai berikut:

1. Raih Empat Medali di Ajang LKS Nasional

Aceh meraih dua medali perak (juara II) dan dua medali perunggu (juara III) dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional yang berlangsung 7-13 Juli 2019 di Yogyakarta..

Para kontingen Aceh disambut dengan pengalungan bunga oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Muslem Yakub M.Pd saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Sabtu (13/7/2019).

Siswa yang meraih medali yaitu, Febrianti dari SMKN 1 Kutacane, Aceh Tenggara yang meraih medali perak dalam cabang hairdressing, Muhammad Bilal Harve dari SMKN 1 Banda Aceh meraih medali perak dalam cabang grapic design techno, Syaiful Mahdi H dari SMKN 2 Banda Aceh meraih perunggu dalam cabang CNC Miling dan M Rianda Saputra dari SMK 2 Langsa meraih perunggu dalam cabang Plumbing dan heating dan Muslem Yakub menyampaikan selamat kepada peserta yang meraih medali dalam ajang LKS itu dan berharap yang belum meraih medali supaya meningkatkan kemampuannya.

Menurutnya, torehan empat medali membukti jika Aceh memang diperhitungkan dalam tingkat nasional. Atas usaha mereka dalam mengharumkan nama Aceh, nanti pemerintah Aceh juga akan memberikan penghargaan kepada peraih medali.

Penghargaan atau bonus akan diberikan saat peringatan Hardikda mendatang. Semoga itu membangkit semangat siswa tersebut dan siswa lainnya.

“Semoga ke depan semakin banyak prestasi yang diraih anak-anak kita ini,” ujarnya.

Tahun ini, Aceh mengirim 27 peserta yang bersaing di ajang LKS nasional, yang bersaing di 25 Cabang.

LKS SMK tingkat nasional yang merupakan agenda rutin Kemendikbud di bawah Direktorat Pembinaan SMK itu bertujuan meningkatkan citra SMK, di samping ajang unjuk bakat bagi siswa dan siswi SMK.

2. Raih Enam Medali OSN SMA

Selain di ajang LKS Nasional, pendidikan Aceh juga meraih prestasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA di Kota Manado, Sulawesi Utara. Pada ajang bergengsi ini, para siswa Aceh harus berkompetisi dengan perwakilan dari 33 provinsi lainnya di Indonesia.

Adapun keenam siswa Aceh yang meraih medali tersebut yakni, Ilham Darni dari SMA Fatih Bilingual School (medali perak Fisika), Ahmad Faqih dari SMA Fatih Bilingual School (perunggu Matematika), Hamlul Khair dari SMAN Modal Bangsa Aceh (perunggu Informatika) , Sulthan Afif dari SMAN Modal Bangsa Aceh (perunggu Informatika), Muhammad Mikhail Ghrilman dari SMAN Modal Bangsa Aceh (perunggu Astronomi) dan Mashita dari SMA Fatih Bilingual School (perunggu bidang Kebumian).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin SPd MPd beserta jajarannya menjemput langsung kontingen Aceh di Bandara Internasional SIM, Blangbintang, Aceh Besar, Sabtu (6/7) malam. Menurut Syaridin, keberhasilan yang diraih siswa-siswi yang mewakili Provinsi Aceh pada OSN jenjang SMA merupakan suatu yang spektakuler.

“Anak-anak kita berhasil meraih enam penghargaan di tingkat nasional. Walaupun belum mendapat emas, saya yakin dengan pembinaan yang intensif mereka akan mampu meraihnya nanti,” ujarnya.

Syaridin optimis para juara OSN yang masih sangat muda tersebut mampu meraih prestasi berikutnya untuk Aceh.

Kadisdik Aceh menambahkan, capaian prestasi tersebut setidaknya sudah mengantarkan mereka untuk menuju perguruan tinggi. Sebab, dengan selembar sertifikat penghargaan prestasi, apalagi di bidang akademik tingkat nasional, menjadi kunci bagi mereka untuk melanjutkan studi ke unoversitas pilihan.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh selalu memberikan penghargaan dalam bentuk trofi dan uang pembinaan kepada para juara di setiap bidang yang dilombakan.

“Untuk anak-anak kita yang berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional dan internasional juara I, II dan III, Pemerintah Aceh melalui Disdik Aceh akan memberikan penghargaan pada momentum Hari Pendidikan Daerah pada 2 September mendatang,” pungkasnya.


3. Raih 6 Juara Bidang PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional.

Tak hanya itu, kontingen Aceh Aceh juga, berhasil meraih enam gelar juara pada even Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional, Ajang ini digelar 23-28 Juni 2019 di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang disertai aneka lomba itu dalam rangka memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan pada lembaga PAUD dan lembaga pendidikan masyarakat (Dikmas).

Di ajang tersebut, Aceh meraih dua juara I untuk Tutor Keaksaraan dan Tenaga Kependidikan PAUD Khusus. Selain itu juga mendapatkan empat gelar, masing-masingjuara III Guru KB/TPA/SPS, juara II Instruktur Komputer, juara III Pamong Belajar SKB, dan juara III Pengelola TBM.

Penutupan even nasional itu dilakukan Dirjen GTK PAUD dan Dikmas, Dr Ir Harris Iskandar PhD, 28 Juni lalu.

Pada kesempatan itu juga diserahkan pataka kepada Pemerintah Aceh yang diterima Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli SPd MPd, dimana Aceh terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi tahun 2020. 

Terkait pretasi tersebut, Dr. Saiful S.Ag M.Ag, Wakil Dekan 1 Fak Agama Islam Universitas Muhammadiah Aceh mengatakan, prestasi tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan. "Pelaksanaan OSN,  LKS dan Dikmas di Aceh baik di tingkat SD,  SMP dan SMA  terus dibina dalam rangka peningkatan mutu  pendidikan di Aceh yg lebih bermartabat," kata Saiful.

Menurutnya, program OSN, LKS dan Dikmas sangat membantu peningkatan mutu pendidikan di Aceh.  Program tersebut akan meningkatkan motivasi siswa untuk terus belajar meraih prestasi. "Oleh sebab itu, pemerintah di Aceh harus lebih optimal menyelenggarakan OSN, LKS dan Dikmas," tambahnya.


Masih menurut Saiful, prestasi tersebut memiliki kaitan erat dgn program pemerintahan untuk mewujudkan Aceh Carong. "Melalui OSN,  LKS dan Dikmas akan meningkatkan mutu dan kompetensi siswa dalam belajar sehingga akan terwujud Program Aceh Carong sebagaimana yang diharapkan oleh Pemerintah," imbuhnya. (ADV)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.