Header Ads

TEKNIK PERTANIAN UNSYIAH DAN UNIVERSITI MALAYSIA PAHANG SELENGGARAKAN INTERNASIONAL CONFERENCE “Challenges and Opportunities Toward Industry 4.0”


Banda Aceh - ANN,  Teknik Pertanian Unsyiah bekerjasama dengan Universiti  Malaysia Pahang menyelenggarakan International Conference on Agricultural Technology, Engineering, and Environmental Sciences (ICATES), yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2019 di Oasis Atjeh Hotel Banda Aceh.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta dari perguruan tinggi, professional dan praktisi dari berbagai negara diantaranya; Indonesia, Malaysia, Thailand,China, Iraq, Nigeria dan Rusia.

Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah Sebagai Keynote Speaker mengemukakan bahwa revolusi industry 4.0 saat ini merupakan topic yang menarik untuk dibahas baik dalam perspektif akademik maupun praktis. Inter konektivitas melalui internet of thing (IoT) tentu saja akan merubah cara bekerja sesuai dengan adopsi teknologi digital disegala bidang termasuk bidang pertanian. Teknologi pertanian harus dikembangkan secara sistematis untuk pengembangan produk-produk baru dan juga mengisi kesenjangan pada petani sehingga dapat memunculkan generasi pertanian baru yang modern.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof. Dr. Samsul Rizal, dalam sambutannya menyatakan ICATES merupakan event yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan perspektif dalam pengembangan teknologi dan sains, serta jaringan ilmiah antar universitas dari berbagai negara, apalagi menuju era revolusi industry ke 4, tentu saja sangat banyak aspek kehidupan yang terkait dengan Teknik dan sains namun harus tetap memperhatikan pertanian dan lingkungan. Semoga ICATES terus berlanjut ditahun-tahun berikutnya sehingga networking yang tercipta akan mampu meningkatkan profesionalisme dosen, peneliti dan praktisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga buah karyanya akan dapat dirasakan manfaat oleh masyarakat.



Ketua Jurusan Teknik Pertanian Unsyiah Dr. Ichwana menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang bekerjasama dengan UMP Malaysia. Kita mengambil tema Challenges and Opportunities Toward Industry 4.0, sebagaimana kita ketahui bah FCwa Teknik pertanian merupakan bidang yang memiliki posisi strategis dalam pengembangan dan pembangunan pertanian kita. Sekarang semua proses produksi dari hulu ke hilir telah dikerjakan dengan menggunakan teknologi dan saat ini telah masuk ketahap digitalisasi, kalau kita tidak mengikuti perkembangan maka pasti akan tertinggal dengan negara-negara maju. Sebagai negara berkembang tentu saja kita harus banyak belajar, peluang kita besar, potensi pertanian kita banyak, namun tentu saja ada tantangan-tantangan yang harus di selesaikan, terutama penguasaan dan aplikasi teknologi baru. 

Disamping itu juga penerapan teknologi harus memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, sehingga tidak ada alasan aplikasi teknologi akan berefek negative bagi kerusakan lingkungan demikian tegas Ichwana.


Ketua panitia penyelenggara ICATES Dr-Ing. Agus Arif Munawar, menjelaskan bahwa ICATES ini merupakan konferensi yang menghimpun para dosen, peneliti dan praktisi multidisiplin ilmu yang mencakup teknologi pertanian, ilmu teknik dan juga ilmu lingkungan, dan tentu saja membahas berbagai persoalan yang berkaitan serta mencarikan formulasi yang tepat dalam menyongsong era revolusi industry ke-4. Konferensi ini diikuti oleh 102 presenter dan 113 participant. Forum ICATES dimulai dengan Keynote Speech yang disampaikan oleh Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah dengan topik: Sustainable And Proper Technologies Towards Agriculture Era 4.0. Dilanjutkan dengan Invited Speakers ; Prof. Dr. Elke Pawelzik (Georg-August-Universität Göttingen, Germany), Simon Badcock (Sustainable Land /Senior Terrestrial Program Advisor Conservation International, Australia), Assoc. Prof. Dr. Ramadhansyah Putra Jaya, B.Eng., M.Sc.Eng., P.E., M.ASCE., M.ICE. (Faculty of Civil Engineering & Earth Resources, Universiti Malaysia Pahang), Dr. Jundika Candra Kurnia (Universiti Teknologi Petronas, Malaysia), Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif, M.Eng (Gadjah Mada University, Indonesia), dan Dr.Ir. Desrial, M.Eng (Indonesian Society of Agricultural Engineering, PERTETA). Sesi berikutnya diisi dengan parallel sessions oleh para presenter, diikuti dengan diskusi antar para peserta konferensi. Semua artikel dan hasil-hasil pertemuan hari ini akan diterbitkan dalam prosiding terindeks scopus dan google scholar jelas Agus.

Rangkaian forum ICATES ini akan diakhiri dengan field trip pada 22 & 23 Agustus 2019, yang menyasar destinasi wisata di sekitar Sabang diantaranya Pantai Sumur Tiga, Kota Sabang, Gapang Beach, Gua Sarang (Iboih) danKilometer 0. Selanjutnya juga dilakukan city tour di kawasan kota Banda Aceh mengambil objek Museum Tsunami, Kapal Apung, Taman Putroe Phang, dan Mesjid Raya Baiturrahman (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.