Header Ads

Dispora Aceh Gelar Penyuluhan Pencegahan Perangi Narkoba Di Seuramoe Bumi Mekkah


BANDA ACEH - ANN

Dr.Dyah Erti Idarwati PLt  Ketua TP PKK  Aceh,  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memerangi peredaran gelap narkoba di  Aceh.

Disisi lain Dyah juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang selama ini telah melakukan upaya pemberantasan narkoba.

"Kami meminta kepada intansi terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), Dispora, Dinas Pendidikan, dan Dinas Syariat Islam Aceh untuk lebih aktif lagi melakukan sosialisasi, penyuluhan kepada generasi milenial agar mereka tidak terjebak dalam perangkap penyalahgunaan narkoba," kata Dyah kepada Media Nasional News, Selasa  (03/12/2019) di adakan Cafe Tasafo Banda Aceh Dengan Nara sumber Fikar W E da seniman dan penulis, Rusdi Sekretariat MPU Aceh, Hasnanda Putra MT, BNN Banda Aceh.

Dyah merasa prihatin dengan maraknya peredaran narkotika di Aceh. Menurut data yang disampaikan Kajati/BNN Provinsi Aceh, selama 2019 pihaknya menangani hampir 400 perkara. Dari angka tersebut perkara narkoba paling banyak yaitu sekitar 157 kasus.

“Kasus sabu-sabu paling dominan terjadi,” ujarnya.
Menurut Dyah, persoalan itu perlu menjadi perhatian bersama bahwa saat ini narkoba membidik generasi muda khususnya para milenial. Makanya harus dipastikan bahwa anak-anak milenial perlu juga dibentengi agar mereka tidak terjebak atau terperangkap dalam peredaran narkoba tersebut.punkasnya

Disamping itu, tambah Dyah, peran aktif dari keluarga juga menjadi penting untuk sama-sama menjaga agar generasi milenial tidak terperangkap dalam penyalahgunaan narkotika.

"Pengawasan orang tua juga harus ditingkatkan, begitu juga dengan dinas terkait seperti BNN, Dispora Aceh harus meningkatkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Sebagai Ketua TP Pkk Aceh, Dyah Erti Idawati MT juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada aparat penegak hukum yang telah bekerja keras dan sangat serius dalam upaya melakukan memberantas peredaran narkoba di Aceh. Hal itu, kata Dyah, terbukti dengan banyaknya dilakukan pemusnahan barang bukti.

TP PKK juga sangat mendukung upaya pemberantasan narkoba, karena  Aceh merupakan etalasenya Aceh. Oleh karena itu harus dipastikan bahwa Banda Aceh ini harus benar-benar bebas dari narkoba, harus di berantas sampai ke akarnya.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.