Header Ads

Expo UMKM Resmi Di Buka Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman Ak SE


Banda ACEH - ANN
Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Banda Aceh mengalami pertumbuhan pesat. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, pada program ‘Wali Kota Menjawab’, Kamis (20/2), membeberkan alasan dirinya bekerja keras memberdayakan UMKM di Kota Banda Aceh.

Didampingi narasumber lain, yakni Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Aceh, Wildan, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin, Wali Kota menyampaikan alasan dirinya dan Pemko sangat fokus melakukan pembinaan terhadap usaha mikro dan UKM. “Tujuan utama saya adalah untuk menurunkan angka kemiskinan dan penggangguran di kota tercinta ini,” ujarnya mengawali pembicaraan pada program yang disiarkan puluhan stasiun radio ini.

Sebagai seorang ekonom, Aminullah meyakini mendorong tumbuhnya UMKM di Banda Aceh adalah strategi yang sangat tepat menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang tumbuh dan berdaya, maka semakin banyak warga kota yang mendapatkan kesempatan bekerja.

Dampaknya, angka kemiskinan dan pengangguran terus menurun. Strategi ini kemudian menunjukkan progres yang sangat bagus. Angka kemiskinan di ‘Kota Gemilang’ mengalami penurunan yang signifikan, terutama dalam dua tahun terakhir. Iapun mengungkapkan data, dimana tahun 2017 kemiskinan di Banda Aceh berada di angka 7,44 persen dan turun menjadi 7,22 persen pada tahun 2019.

Ad
Sementara angka pengangguran turun dari 7,75 persen pada 2017 menjadi 7,29 persen pada 2018 lalu. Dikatakan, penurunan ini tidak terlepas dari pertumbuhan usaha mikro dan usaha kecil, karena sektor ini lebih banyak menyerap tenaga kerja bila dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutaraja. “Tahun 2017 jumlah UMKM di Banda Aceh hanya 9.591, tahun 2018 naik jadi 10.944 dan semakin meningkat pada tahun 2019 menjadi 12.012 UMKM.

Ada pertumbuhan hingga 25 persen,” ungkap Ketua MES Provinsi Aceh ini. Aminullah kemudian membeberkan kiat-kiat dirinya berhasil mendorong tumbuhnya usaha masyarakat kecil tersebut, salah-satunya adalah membentuk Lembaga Keuangan Mikro Syariah, PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS). “Lewat MMS inilah kita memberikan modal pembiayaan untuk usaha-usaha masyarakat, mayoritas yang dibantu adalah usaha mikro dan kecil,” ungkapnya.

“Sebelumnya sangat sulit berkembang karena terjerat rentenir. Mereka harus membayar bunga yang sangat besar. Dari situlah saya tergerak membentuk Mahirah,” Aminullah mengisahkan. Strategi lainnya, menciptakan banyak event dan menambah ruangpublik di wilayah kota. Katanya, Pemko terus menggandeng berbagai pihak, baik swasta maupun instansi vertikal agar setiap tahunnya hadir 1000 event di Banda Aceh, baik event lokal, nasionalmaupun berskala internasional. Dengan  event-event tersebut, tingkat kunjungan wisata meningkat.


Banda Aceh Expo Sementara Jumat (21/2) sore ini Wali Kota akan membuka Banda Aceh Expo 2020 di Taman Bustanussalatin depan Balai Kota. Kegiatan yang digelar dalam rangkajelang HUT Kota Banda Aceh ini fokus bidang pemberdayaan UMKM.

Ada 120 UMKM, beberapa instansi perbankan, instansi negeri dan swasta yang akan meramaikan Banda Aceh Expo 2020.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.