Header Ads

GAMPONG MANCANG, SAMUDERA PENUH DENGAN PENJUALAN IKAN



ACEH UTARA - ANN

Dari sejumlah penduduk masyarakat gampong MANCANG atau Tepatnya didepan mesjid  Gampong Mancang, Kec. Samudera Kab. Aceh Utara kamis 9 Juli 2020.

Dari masyarakat gampong sendiri mengkompiln masalah pasar itu namun berita saya dari Media dapat dari seorang warga  meneriakkan yang bahwa pasar itu sangat mengganggu tempat ibadah, disisi lain masyarakat pun demikian mengkompiln peristiwa itu dan mengakibatkan kemacetan jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat lain, kemudian orang tersebut pergi begitu sahaja namun pihak Media lanjutkan ke geusyik setempat

T. Bustamam, S. Sos, sebagai camat samudera mengatakan saat ini kami sedang memperbaiki yang terutama kantor camat sendiri lalu kemudian barulah desa- desa maupun pasar bahkan juga lain sebagainya dan hal yang penting adalah pasti kita akan memperbaiki semua ini karena untuk keperluan maupun kepentingan kita bersama, imbuhnya
 
Menurut Keuchik gampong Mancang A Gani Akai itu sudah di kenal namanya di desanya tersebut namun ia mengatakan kepada pihak media yang bahwa bukan kita gak menyuruh jualan akan tetapi jika mereka tidak membersihkan Tempat- tempat maka akan di gusur, karena dari kecamatan pun mungkin dalam waktu dekat ini akan duduk bersama dengan Tim dan di bahas masalah mesjid, dalam pasar, masalah data kota dan mesium. 

Selain itu,, kalau pasar ini di rubuhkan maka tidak ada keberatan sama kami, karena ini sudah mengganggu aktivitas dan orang itu meminta tempat lain, apa tempat lain kita tidak menyuruh berjualan disitu, serta saya selaku ketua gampong (geusyik ) MANCANG A. Gani  sendiri mengatakan "ia tidak mengutip uang dari orang itu, (Dilon Hana ku kutip peng Bak Awak Nyan) , dalam bahasa daerah., karena itu adalah ilegal karena sudah di kutip uang sudah ilegal, ujarnya

Sambungnya"" Maka jika ada orang bertanya sama geusyik MANCANG  jika itu di pindah, maka pindah kan lah karena mengakibatkan mengganggu tempat ibadah, dan geusyik pun sudah berkata kepada mereka bahwa jualan ikan dan kerang itu bauk(Khep Bee) dan geusyik pun menyuruh tuang karbon biar wangi dan tidak mengakibatkan bauk

Namun itu""  di program pasar ikan di kede geudong, jadi kalau ada program mau di pindahkan ketempat lain kita gak tahu, tapi kalau di program mau di pindahkan ketempat lain, kemana di pindah kita gak tahu. 

Karena dari pihak terkait gak ada Ziltalmen, karena dari pihak kebersihan, mereka datang kemari mengatakan kepada geusyik"Disuruh pindah pasar itu, yang disuruh pindah ini bukan fasilitas geusyik tapi fasilitas geusyik kan didalam gampong dan pekerjaan-Pekerjaan gampong, yang tertibkan ini adalah pihak dari Kabupaten karena tugas mereka yang tertibkan sebuah pasar agar tidak bauk, itu kan urusan mereka bukan urusan geusyik akan tetapi orang itu menyuruh geusyik memindahkan pasar tersebut, tapi kenapa gak membuat surat agar tahu langsung biar mereka di panggil langsung kesana dan arahan begini begitu

Harapan dari geusyik MANCANG,, di kasih tempat Penjualan Lain agar memang pantas yang layak di pinggir jalan contoh dekat pinggir sungai, dari mesjid ke Geudong sebelah kiri ada tempat dan bila di data oleh pemerintah di buat saluran langsung airnya langsung ke dalam sungai tersebut lalu tidak berbauk karena ada fasilitas untuk buang air.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.