Header Ads

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman Launching dan Lantik Pengurus Lembaga Sertifikasi Tahfizh Al-Qur'an Aceh Periode 2020-2022

 

Banda Aceh I ANN


Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak Mm melantik Ketua Pengurus Lembaga Lembaga Sertifikasi Tahfidz Qur'an (LSTQ) Kota Banda Aceh Ust. Zamhuri Ramli SQ MA yang berlangsung di Mushalla Panti Asuhan Nirmala, Kamis (15 Oktober 2020).

Disamping itu, Walikota Banda Aceh juga melaunching yang ditandai dengan penarikan tirai didampingi Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, Ketua dan Wakil Ketua DPRK Usman   SE, Pengurus LSTQ Banda Aceh, Anggota Dewan DPRK Banda Aceh, Kadis Syariat Islam Banda Aceh, Kadis Pendidikan Kota Banda Aceh, Dinas Sosial Banda Aceh dan Kadis PU Kota Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, pewujudan kota tahfiz senafas dengan visi pe­merintahannya: Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah. Dan sebagai langkah awal, dibentuklah sebuah lembaga untuk menstandarkan para hafiz. 

“Keberadaan LSTQ ini sangat bersesuaian dengan tiga pilar pem­bangunan Banda Aceh, yakni agama, pendidikan, dan ekonomi,” ujarnya.

Aminullah juga menyampaikan, kita juga akan segera mengesahkan Qanun Diniah yang mengharuskan anak-anak tamat SD sudah dapat menghafal 1 Juz Al-Qur'an dan tamatan SMP sudah diharuskan dapat menghafal 2 Juz Al-Qur'an

"Kita terus bertekad dalam rangka mewujudkan Banda Aceh sebagai “Kota Tahfiz Al-Qur'an” kedepannya," ungkapnya

Ia mencita-citakan pada 10 atau 15 tahun ke depan akan muncul pemimpin-pemimpin baru Banda Aceh yang juga seorang penghafal kalam Ilahi. “Dengan begitu kota ini akan semakin gemilang dalam bingkai syariah.

Selain membentuk LSTQ, Aminullah juga komit menambah anggaran pemban­gunan bidang agama. “Menuju kota tahfiz, kita akan memberi kemudahan-kemudahan bagi para penghafal Alquran. Misalnya pemberian beasiswa bagi hafiz 30 juz hingga tamat kuliah,” ujarnya.

Kemudian bersama legislatif, pihak­nya tengah membahas Qanun Diniyah, yang salah satu poinnya mengatur soal hafalan quran bagi pelajar. “Nantinya anak-anak kita ketika tamat SD wajib hafal satu juz, dan dua juz bagi siswa SMP,” ujarnya lagi.

Dirinya pun menaruh harapan besar kepada Ketua LSTQ Banda Aceh Ustaz Zamuri Ramli dan jajaran pengurus yang baru dilantik agar bekerja keras mewujudkan cita-cita mulia dimaksud. “Insyaallah dengan kerja keras kita bersama, Banda Aceh akan menjadi leader dalam penegakan syariat Islam di Aceh,” katanya.

Sebelumnya di tempat yang sama, Kepala Dinas Syariat Islam Alizar men­gatakan para pengurus LSTQ Banda Aceh dari satu orang ketua, wakil ketua, sekretaris, dan enam orang anggota.

Ia menjelaskan, tujuan utama pendirian lembaga ini untuk mengukur dan menguji hafalan dan pengamalan Alquran yang sesuai standar. “Terma­suk meningkatkan kompetensi hafiz quran, baik bagi kafilah MTQ maupun masyarakat umum,” katanya.

Kata Alizar, setelah diuji oleh LSTQ, kepada para hafiz akan diberikan sertifikat. “Artinya ada pengakuan dari sebuah lembaga resmi atas kampuan hafiz-hafizah yang kini semakin banyak di Banda Aceh,” ungkapnya seraya menyebut LSTQ Banda Aceh akan berkantor di gedung Yayasan Panti Asuhan Nirmala.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.