BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2025 merilis pemutakhiran data terkini mengenai jumlah dan sebaran posko pengungsi.
Juru bicara Pengendali Komunikasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin menyampikan rincian titik posko pengungsi di wilayah Kabupaten Aceh Utara.
“Berdasarkan hasil rekapitulasi laporan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara yang kita terima mulai tanggal 22 hingga 30 November 2025, ada 26 Kecamatan yang terdampak,” ujar Juru Bicara Murthalamuddin dalam keterangan resmi, Minggu (30/11/2025).
Selanjutnya, sebanyak 119.830 jiwa ikut terdampak akibat musibah banjir. Sebanyak 107.305 jiwa dilaporkan sudah mengungsi di posko-posko pengungsian. Hasil data sementara, sarana telekomunikasi dan listrik masih belum stabil. Sejumlah tanggul sungai, jembatan hingga irigasi juga mengalami rusak parah.
Murtahalamuddin merincikan, adapun posko pengungsian yang tersebar di 26 Kecamatan di Aceh Utara antara lain :
1. Kecamatan Tanah Jambo Aye dilaporkan sebanyak 23 Gampong (Desa) masih terendam banjir dengan jumlah total pengungsi sebanyak 1.683 jiwa;
2. Kecamatan Seuneuddon dilaporkan sebanyak 19 Gampong (Desa) masih terendam banjir. Sebanyak 1.941 jiwa dilaporkan sudah mengungsi.
3. Baktiya sebanyak 40 Gampong (Desa) masih terendam banjir dan sebanyak 6.052 jiwa mengungsi;
4. Muara Batu dilaporkan sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir dan 720 jiwa mengungsi;
5. Langkahan dilaporkan sebanyak 12 Gampong masih terendam banjir dan 3.140 jiwa mengungsi;
6. Syamtalira Aron dilaporkan sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan 6.063 jiwa mengungsi;
7. Baktiya Barat sebanyak 6 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 162 jiwa mengungsi;
8. Lapang sebanyak 11 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 685 jiwa mengungsi;
9. Dewantara sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 11.150 jiwa mengungsi;
10. Matangkuli sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir. Sementara datanya masih nihil;
11. Banda Baro sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir dan 6.448 jiwa mengungsi;
12. Lhoksukon sebanyak 31 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 17.485 jiwa mengungsi;
13. Pirak Timu sebanyak 23 Gampong masih terendam banjir dan 10.178 jiwa mengungsi;
14. Sawang sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil;
15. Nibong sebanyak 20 Gampong masih terendam banjir dan 15.675 jiwa mengungsi;
16. Tanah Luas sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi masih nihil;
17. Meurah Mulia sebanyak 17 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi 6.490 jiwa;
18. Kuta Makmur sebanyak 21 Gampong masih terendam banjir dan 8.022 jiwa mengungsi;
19. Geureudong Pase sebanyak 10 Gampong masih terendam banjir dan 920 jiwa mengungsi;
20. Nisam sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan 5.030 jiwa mengungsi;
21. Syamtalira Bayu sebanyak 38 Gampong masih terendam banjir dan 6.546 jiwa mengungsi;
22. Cot Girek sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir, sementara jumlah korban yang mengungsi masih nihil;
23. Tanah Pasir sebanyak 18 Gampong masih terendam banjir dan 8.987 jiwa mengungsi;
24. Paya Bakong sebanyak 9 Gampong masih terendam banjir dan 1.078 jiwa mengungsi;
25. Nisam Antara sebanyak 2 Gampong masih terendam banjir dan data pengungsi masih nihil, dan
26. Simpang Keuramat sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil. []