Bireuen, 5 Maret 2026 — Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh melalui Tim Kerja KBKR melaksanakan kegiatan Penguatan Kebijakan dan Strategi Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP) di Aula DPMGPKB Kabupaten Bireuen (5/3)
Kegiatan diikuti para bidan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), bidan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), serta para penanggung jawab program KB di Kabupaten Bireuen. bertujuan memperkuat pemahaman serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan KB pascapersalinan kepada masyarakat.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, dalam arahannya menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam mendorong peningkatan penggunaan kontrasepsi pascapersalinan guna menjaga kesehatan ibu dan anak. Sinergitas antara progra Kemendukbangga/BKKBN dan Kemenkes juga harus dijalankan bersama karena pada akhirnya tujuan yang ingin kita capai adalah sama yaitu kesejahteraan keluarga
“KB Pascapersalinan merupakan salah satu strategi penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi serta mencegah kehamilan yang terlalu dekat jaraknya. Kabupaten Bireuen merupakan lokus capaian KBPP yang masih tergolong rendah dan juga sangat perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, peran bidan sangat strategis dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada ibu sejak masa kehamilan hingga setelah melahirkan bersama dukunga dari mitra lain juga tentunya” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB) Kabupaten Bireuen, Musni Syahputra menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program KBPP di wilayahnya.
“Kami terus mendorong penguatan Program KBPP melalui kolaborasi lintas sektor agar pelayanan keluarga berencana dan pembangunan keluarga dapat menjangkau seluruh masyarakat hingga tingkat desa,” ungkapnya.
Pada kegiatan ini juga disimulasikan mekanisme pelaporan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi (alokon) melalui aplikasi SIRIKA.
Bidan Nurul sebagai salah satu peserta mengatakan menyambut baik dan berterimakasih kepada BKKBN "dengan pertemuan dan pembekalan ini, menambah informasi bagi kami tentang pengelolaan dan pelayanan KB pascapersalinan serta kami mampu mengoptimalkan konseling dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga cakupan peserta KB pascapersalinan di Kabupaten Bireuen dapat terus meningkat" ungkapnya
*Humas dan Informasi Publik*