• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Perkuat Pendidikan dan Kesehatan, Pemkab Pidie dan UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama Strategis

    5/21/26, Kamis, Mei 21, 2026 WIB Last Updated 2026-05-21T15:02:55Z


    PIDIE – Pemerintah Kabupaten Pidie resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Pidie pada Kamis (21/5/2026).


    Acara penting ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, bersama Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.


    Nota kesepahaman yang tercatat dalam Nomor: 400.3/05/MOU/2026 dan Nomor: 932/Un.08/R/HM.01/4/2026 ini berfokus pada Kerja Kerja Sama Program Tri Dharma Perguruan Tinggi serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bidang Pendidikan dan Kesehatan.


    Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan akademisi. Ada dua poin utama yang menjadi prioritas dalam kesepakatan ini

    Pendampingan Penegerian PTI Al-Hilal Sigli: Upaya bersama dalam mendorong peningkatan status perguruan tinggi lokal.


    RSUD Tgk Chik Ditiro sebagai Rumah Sakit Pendidikan: Penguatan komitmen untuk menjadikan rumah sakit daerah tersebut sebagai lokasi pendidikan utama bagi Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry.


    “Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, sehingga dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sekda Pidie, Drs. Samsul Azhar, saat menyampaikan apresiasinya.


    Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menjelaskan bahwa persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran ini telah berjalan hampir dua tahun, melewati berbagai tahapan dokumen hingga asesmen lapangan. Saat ini, izin dari Kementerian Kesehatan telah dikantongi, dan tinggal menunggu proses akhir dari Kementerian Pendidikan Tinggi.


    “InsyaAllah apabila seluruh proses berjalan lancar, awal September nanti sudah dapat membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri,” ungkap Prof. Mujiburrahman.


    Dalam skema yang dirancang, mahasiswa akan menempuh pendidikan akademik di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Sementara untuk pendidikan profesi dan praktik klinik (koas), akan dilaksanakan sepenuhnya di RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli. Rumah sakit ini dinilai sangat siap dan memenuhi syarat, baik dari segi fasilitas, pelayanan, maupun aksesibilitas.


    Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, drg. Mohd Riza Faisal, MARS, menyatakan bahwa pihaknya telah mulai berbenah dan menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang diskusi dan sarana pendidikan klinik.


    Ia optimis kehadiran para mahasiswa kedokteran ini akan membawa dampak ganda (multiplier effect) bagi daerah.


    “Kehadiran mahasiswa koas nantinya tidak hanya membantu pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat eksistensi rumah sakit sebagai pusat layanan dan pendidikan kesehatan, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tutur drg. Riza.


     Acara penandatanganan ini juga disaksikan oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak, di antaranya:

    dr. Hendra Kurniawan, Sp.P (Dekan FH UIN Ar-Raniry)

    Dr. Bustami Abu Bakar, MA (Sekretaris KOPERTAIS Wilayah V Aceh)

    Tgk. H. Abdullah Ali, S.Ag, M.Pd (Ketua Yayasan Al-Hilal Sigli)

    Para Asisten Setdakab Pidie

    Jajaran Kepala SKPK terkait di Lingkungan Kabupaten Pidie.

    Melalui kolaborasi ini, Pemkab Pidie berharap proses penegerian PTI Al-Hilal Sigli dan pengembangan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry dapat berjalan mulus demi kemajuan kualitas hidup masyarakat Pidie.

    Penulis: Moes@83

    Editor: Redaksi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini