• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    MUQ Pidie Gelar MTQ ke-VI, Momentum Membangun Generasi Qur’ani dan Menjadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

    10/27/26, Selasa, Oktober 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T15:36:08Z
    PIDIE – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Pidie resmi dibuka di kompleks Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pidie, Gampong Tijue, Kecamatan Pidie, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perlombaan untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati Pidie Tahun 2026, tetapi juga momentum memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

    MTQ yang berlangsung selama enam hari, mulai 27 Oktober hingga 1 November 2026, diikuti para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Pidie. Sejumlah cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi hafiz Al-Qur’an, pidato, dan cerdas cermat.

    Pembukaan kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh pendidikan dan keagamaan, para kepala sekolah, dewan guru, serta guru pendamping. Bupati Pidie diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P.

    MTQ sebagai Momentum Membangun Generasi Qur’ani
    Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya didorong untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

    Al-Qur’an hendaknya tidak hanya dibaca ketika mengikuti perlombaan atau kegiatan keagamaan tertentu. Lebih dari itu, Al-Qur’an perlu menjadi pedoman dalam bersikap, berbicara, menuntut ilmu, menghormati orang tua dan guru, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.

    Prestasi dalam MTQ tentu membanggakan. Namun, nilai yang lebih mendalam adalah ketika kecintaan terhadap Al-Qur’an tumbuh menjadi kebiasaan dan tercermin dalam akhlak serta perilaku generasi muda.

    Sejalan dengan Gerakan One Day One Ayat Bupati Pidie
    Semangat MTQ ke-VI ini juga sejalan dengan Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an One Day One Ayat atau Satu Hari Satu Ayat yang digagas Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar.

    Gerakan tersebut mendorong pembiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an setiap hari, khususnya di kalangan peserta didik. Program ini juga berkaitan dengan visi pembangunan Pidie melalui semangat Pidie Meusyariat dan Pidie Caroeng, yakni penguatan nilai-nilai keislaman serta peningkatan kualitas pendidikan dan karakter masyarakat.

    Melalui kebiasaan membaca satu ayat setiap hari, diharapkan anak-anak tidak hanya semakin lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mulai memahami maknanya dan belajar mengamalkan pesan-pesan kebaikan yang terkandung di dalamnya.
    Dengan demikian, semangat MTQ tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan terus hidup di rumah, sekolah, lingkungan masyarakat, dan dalam kehidupan sehari-hari.

    Mari Mulai dari Satu Ayat Setiap Hari
    Mewujudkan masyarakat yang mencintai Al-Qur’an bukan hanya tanggung jawab pemerintah, guru agama, atau lembaga pendidikan. Orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak dini.

    Orang tua dapat memulai dengan membiasakan anak membaca Al-Qur’an di rumah. Guru dapat membimbing peserta didik memahami pesan-pesannya, sementara masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi berilmu, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.

    Tidak harus menunggu menjadi peserta MTQ untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Membaca satu ayat setiap hari, mempelajari artinya, dan berusaha mengamalkannya merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan siapa saja.

    Pada akhirnya, keberhasilan MTQ bukan hanya tentang siapa yang meraih juara atau membawa pulang piala bergilir. Keberhasilan yang lebih besar adalah ketika semakin banyak anak mampu membaca Al-Qur’an, memahami ajarannya, serta menjadikannya pedoman dalam menentukan sikap dan menjalani kehidupan.

    Mari jadikan MTQ ke-VI Kabupaten Pidie sebagai momentum memperkuat gerakan One Day One Ayat. Satu hari satu ayat, dibaca, dipahami, dan diamalkan, demi melahirkan generasi Pidie yang Qur’ani, berilmu, dan berakhlak mulia ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P.Mewakili Bupati Pidie dalam pembukaan Acara MTQ tersebut.
    .(Moes@83)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini