Header Ads

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Bersama Kepala KPO Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, mengunjungi rumah tidak layak huni milik Yusnidar di Neusu

Banda Aceh I ANN


Tekad Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM, untuk mengentaskan rumah tidak layak huni bukan isapan jempol belaka. Rumah demi rumah bagi warga kurang (duafa) mampu terus dibangun Pemko baik melalui SKPK terkait maupun pihak ketiga.Teranyar, dengan menggandeng Bank Aceh Syariah, Wali Kota meluncurkan Program Bedah Rumah. Target pertama adalah rumah milik Yusnidar (49), janda sembilan anak di Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturraman.


“Hari ini (kemarin), kami hadir ke rumah Bu Yusnidar karena melihat kondisi rumahnya yang sangat memprihatinkan. Mulai sekarang kita akan ‘bedah’ rumah beliau sehingga layak huni,” ungkap Aminullah saat bertandang ke lokasi bersama istrinya, Nurmiati AR, sertaKepala KPO Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas,pada Rabu (17/11/2020).


Mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh, ini pun berjanji akan meyelesaikan pembangunan rumah tersebut dalam waktu sekitar dua minggu. “Rumah ini insya Allah akan kami bangun dalam waktu singkat. Paling lama dua minggu, mudah-mudahan tujuh hari sudah selesai,” ujarnya optimis.


Menurut Wali Kota, Yusnidar memang sangat patut dibantu guna meringankan beban hidupnya. “Beliau merupakan tulang punggung tunggal bagi sembilan anaknya. Jadi,sudah menjadi tugas pemerintah dan kita semua yang memiliki kemudahan rezeki untuk membantunya,” ungkap Aminullah.



Selama tahap bedah rumah, tambah Wali Kota, pihaknya sudah menyiapkan rumah kontrakan bagi Yusnidar dan anak-anaknya. “Ibu jangan khawatir untuk tempat tinggal sementara, karena sudah kita siapkan rumah sewa. Bawa semua barang, jangan sampai ada yang ketinggalan,” kata Aminullah yang pada kesempatan itu turut menyerahkan sejumlah bantuan bahan pokok kepada Yusnidar.


Yusnidar didampingi anak-anaknya hampir tak dapat berkata-kata saat menerima bantuan tersebut. “Saya tidak menyangka Pak Wali mau berkunjung ke rumah saya yang reot ini. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan semua pihak yang membantu,” ucap Yusnidar sambil menahan tangis.


Setelah itu, isak tangis anak-anak Yusnidar pun tak terbendung lagi. Suasana makin haru tatkala Aminullah dan istri serta warga yang hadir ikut larut dalam tangis bahagia. “Semoga Allah memberikan umur panjang dan mudah rezeki kepada Pak Amin dan keluarga. Terima kasih, semoga Allah mudahkan segala urusan Bapak,” tutup Yusnidar. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.