Header Ads

Judul Iklan

Kasus Covid-19 Tambah 133 Orang, Vaksinasi Kian Diminati

Banda Aceh-- ANN.coid

Penyekatan sejumlah ruas jalan dari dan ke Kota Banda Aceh yang sedang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Level 4, tampaknya ikut memicu minat vaksinasi Covid-19. Tak kurang dari 1.787 orang antri untuk disuntik vaksin Sinovac dosis I dan II di Gedung Banda Aceh Convention Hall (BCH), Sabtu (10/7/2021). 

“Masyarakat yang antri di Gedung BCH itu dilayani dengan cekatan oleh para vaksinator Covid-19 yang sangat terlatih,” tutur Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Sabtu (10/7/2021). 

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, para vaksinator terlatih yang melayani vaksinasi massal di Gedung BCH itu terdiri dari vaksinator dari  Dinas Kesehatan Aceh, RSUD dr Zainoel Abidan Banda Aceh, RS Bayangkara Polda Aceh, RS Kodam Iskandar Muda, RS Jiwa Aceh, dan vaksinator dari RS Ibu dan Anak Banda Aceh. 

Vaksinasi massal tahap II yang digelar Pemerintah Aceh tersebut dapat menuntaskan vaksinasi dosis I bagi 1.589 orang, dan vaksinasi dosis II bagi 178 orang. Selain itu, ada 19 orang lainnya yang juga diberikan suktikan vaksinasi dosis I Sinovak karena pada vaksinasi massal tahap I mereka tertunda karena alasan medis, jelas SAG. 

Selanjutnya ia melaporkan progres vaksinasi Covid-19 di Aceh menurut kelompok sasarannya. Vaksinasi Covid-19 dosis I bagi tenaga kesehatan (Nakes) sudah mencapai 51.489 orang, atau 91,2 persen dari sasaran target sebanyak 56.470 orang. Nakes yang sudah tuntas vaksinasi dosis II sebanyak 45.048 orang, atau sekitar 79,8 persen.  

Kemudian, petugas publik yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 260.815 orang, atau sekitar 54,5 persen dari target sebanyak 478.489 orang. Petugas publik yang telah tuntas dengan vaksinasi dosis II sebanyak 92.696 orang atau sekitar 19,4 persen. 

Selanjutnya, masyarakat umum yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 160.121 orang, atau sekitar 6,2 persen dari sasaran sebanyak 2.577.792 orang. Sedangkan yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 35.611 orang. 

Sementara vaksinasi kelompok lanjut usia (umur 60 tahun ke atas) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 16.453 orang, atau 3,8 persen dari target sasaran yang sebanyak 435.651 orang. Lansia yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 4.679 orang atau sekitar 1,1 persen. 

Sedangkan vaksinasi bagi kelompok remaja, yang telah melakukan vaksinasi dosis I sebanyak 65 orang, dan belum ada yang menerima vaksinasi dosis II karena vaksinasi bagi kelompok remaja tersebut baru dimulai dalam minggu ini, tutur SAG. 

Menurut Koordinator Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Aceh, dr Iman Murahman apa pun yang memicu minat vaksinasi di kalangan masyarakat sah-sah saja. Yang penting, lanjutnya, progres vaksinasi Covid-19 di Aceh bisa kita pacu untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok). 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif menghimbau masyarakat untuk segera mendaftar sebagai peserta vaksinasi Covid-19 agar rantai penularan virus corona dapat diputuskan. Mereka yang memiliki Lansia hendaknya membantu membawanya ke fasilitas kesehatan agar segera divaksin. 

“Para Lansia memiliki risiko tinggi bila terinfeksi virus corona, karena itu menjadi prioritas dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional,” kata Hanif seperti dikutip Jubir SAG. 

Kasus akumulatif 

Lebih lanjut SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 10 Juli 2021, yang telah mencapai 20.268 orang. Pasien yang sedang dirawat 3.896 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak  15.509 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 863 orang. 

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang dilaporkan bertambah lagi sebanyak 133 orang, pasien yang sembuh 16 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi sebanyak dua orang. 

Penderita baru sebanyak 133 orang tersebut, meliputi warga Banda Aceh 37 orang, Aceh Besar 21 orang, Aceh Singkil 15 orang, Aceh Tamiang sembilan orang, warga Langsa dan  Aceh Barat, sama-sama tujuh orang.  Warga Aceh Utara dan Pidie masing-masing empat orang. 

Kemudian warga Lhokseumawe dan warga Pidie Jaya sama-sama tiga orang. Selanjutnya warga Aceh Tengah sebanyak dua orang, warga Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan warga Aceh Selatan, masing-masing satu orang. Sedangkan 14 lainnya warga luar daerah. 

Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 16  orang, meliputi warga Sabang sebanyak tujuh orang, Pidie empat orang, warga Banda Aceh dan Aceh Singkil, masing-masing dua orang. Sedangkan satu orang lagi warga Pidie Jaya. 

“Pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi dua orang,” katanya. 

Kasus meninggal terbaru dua orang tersebut, satu warga Kota Sabang dan satu lagi warga Kabupaten Aceh Singkil

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 867 orang, meliputi 742 orang selesai isolasi, 49 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.  

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.570 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.400 orang, sedang isolasi di rumah 148 orang, dan 22 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[]




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.