Iklan

Category 2

Babinsa Lembah Seulawah Sambangi Lahan Cabai milik petani, Ini Tujuannya

11/21/21, Minggu, November 21, 2021 WIB Last Updated 2021-11-21T16:14:50Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Aceh Besar – Demi menjaga stabilitas ketahanan pangan di masa pandemi Covid 19, Babinsa Koramil 24/Lembah Seulawah Kodim 0101/Aceh Besar Serda Ikhwanuddin menyambangi lahan cabai yang luasnya sekitar 1 Hektar milik Bapak Baktiar warga Gampong Lamtamot Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (21/11/2021).

 

Kegiatan sambangi kebun tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani kebun supaya lebih bersemangat dalam meningkatkan produktivitas hasil perkebunannya tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah salah satu tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter) di wilayah binaan.

 

“Momen ini juga sebagai sarana kita untuk mengetahui perkembangan yang terjadi khususnya bidang pertanian di wilayah binaan,” katanya.

 

Dirinya juga berpesan kepada petani untuk mengikuti petunjuk dan aturan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar agar hasil perkebunannya baik dan meningkat sehingga perekonomian masyarakat ikut terangkat.

 

“Kita ajak masyarakat khususnya petani dengan cara terjun langsung ke lokasi agar bisa memanfaatkan potensi lokal, tapi harus paham akan ilmunya. Dalam hal ini kita gandeng petugas PPL untuk berikan petunjuk dan bimbingan,” tutur Babinsa. 

 

Terpisah, Danramil 24/Lembah Seulawah Kapten Chb Ridwan menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian untuk mendukung dalam pemanfaatan sumber potensi lokal guna mewujudkan ketahanan pangan khususnya para petani cabai.

 

“Dalam mensukseskan ketahanan pangan di masa pandemi Covid 19, para Babinsa secara rutin dan berkesinambungan selalu turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan PPL sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini