Iklan

Category 2

Dirjen Dukcapil Tegur Keras Disdukcapil Daerah Tolak Rekam Cetak KTP-el Luar Domisili

11/24/21, Rabu, November 24, 2021 WIB Last Updated 2021-11-24T15:25:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jakarta -  jum’at 5-11-2021, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh menegur keras aparatur Dinas Dukcapil daerah yang menolak untuk memproses permohonan rekam-cetak KTP-el luar domisili.

Zudan Arif menyampaikan hal itu dalam pengarahannya saat membuka acara “Dukcapil Belajar ” yang diikuti seluruh aparatur Dinas Dukcapil seluruh Indonesia, secara daring melalui aplikasi Zoom hari ini.

“ Bila ada orang luar daerah memohonkan rekam-cetak KTP-el luar domisili, jangan ditolak!, perintah Zudan Arif dengan tegas “.

Baru-baru ini Zudan Arif dapat pengaduan ada orang luar daerah memohonkan rekam-cetak KTP-el luar domisili di Kota Depok namun ditolak petugas setempat.

Dikatakan Zudan Arif, bahwa bila ingin melakukan rekam-cetak KTP-el di Kota Depok harus pindah menjadi warga Kota Depok.

Menurut Zudan Arif, kasus seperti yang dilakukan oleh Kota Depok merupakan pelanggaran. Pasalnya, kebijakan rekam-cetak KTP-el luar domisili merupakan keunggulan kerja integratif yang khas dimiliki oleh Dukcapil, sehingga tidak boleh dibunuh dengan ego kabupaten/kota maupun provinsi.

“ Permendagri tentang rekam-cetak KTP-el luar domisili itu sudah memungkinkan kita bekerja integratif. Itulah semangat single identity. KTP-el kita gerakkan untuk semua keperluan, ujar Zudan Arif.

Atas hal itu, Zudan Arif mengimbau agar kasus seperti yang terjadi di Kota Depok tidak terulang kembali, atau bahkan terjadi di daerah-daerah lainnya.

Zudan Arif akan memberikan teguran keras bila hal serupa kembali dilakukan oleh Kota Depok maupun Disdukcapil di daerah-daerah lainnya, karena kebijakan rekam-cetak luar domisili sudah dilakukan sejak 2017.

Andai Anda adalah Kepala Disdukcapil yang baru, tolong pelajari dan pahami aturannya. Jangan buat kebijakan di luar aturan, tegas Zudan sambil menutup keterangan.

Komentar

Tampilkan

Terkini