Iklan

Category 2

Konferwil PW.HIMMAH Aceh Dinilai Asal - Asalan

11/14/21, Minggu, November 14, 2021 WIB Last Updated 2021-11-14T06:12:02Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
BANDA ACEH - Pasca pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW.HIMMAH) Aceh Ke-IX di Aula Dinas Syariat Islam Aceh pada 13 - 14 November 2021 menyisakan persoalan dikalangan kader HIMMAH itu sendiri, Minggu, (14/11/2021).

Pasalnya Konferensi Wilayah (Konferwil) Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW.HIMMAH) Aceh dilaksanakan asal-asalan tanpa mengikuti aturan organisasi yang seharusnya.

Ridwan, S.Pd.i Ketua Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC.HIMMAH) Kabupaten Aceh Timur sangat menyayangkan pergelaran Konferwil Himmah Aceh ke-IX.

Dirinya menilai, Konferwil tersebut hanya dibuat untuk kepentingan salah satu calon ketua. Hal ini karena informasi terkait pelaksanaan konferwil sangat tertutup sehingga kader dari cabang tidak mendapatkan akses informasi baik tentang syarat pencalonan ketua maupun kepesertaan.

Ridwan mengatakan, kebanyakan peserta konferwil adalah ketua karateker yang telah dikondisikan dan tidak real berasal dari pengurus cabang Himmah Kabupaten/Kota.

Lebih anehnya lagi ada peserta dia sebagai pengurus PP.HIMMAH, dia juga sebagai Bendahara Carateker PW.HIMMAH Aceh dan pada Konferwil tadi malam dia juga sebagai peserta dari Pengurus Cabang, kan aneh, Ungkapnya.

Daerah basis Himmah tidak dikarateker dengan alasan tidak mengirim nama pengurus carateker sehingga tidak dapat mengikuti konferwil, Imbuh Ridwan.

Berarti tujuan dicarateker cabang untuk memberi suara di Konferwil bukan bertanggung jawab melahirkan pengurus cabang di daerah, Kalau seperti ini caranya, saya yakin Himmah di bawah ketua terpilih akan berjalan ditempat, cetus Ridwan dengan nada kesal.

Ridwan menambahkan, pada saat sidang pleno berlangsung, palu sidangpun tidak ada, pimpinan sidang menggunakan botol air mineral sebagai palu sidang, kan lucu sekelas PW.HIMMAH Aceh seperti itu.

Saya selaku kader sangat prihatin atas cara-cara yang dilakukan oleh Plt PW. HIMMAH Aceh bukannya untuk mengajak daerah-daerah saling menghidupkan Himmah, masalah SK mati sebenarnya bisa dihadirkan sebagai peninjau. Saya kira konferwil dibuat khusus untuk calon tertentu. Tutupnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini