Iklan

Category 2

95.016 Ribu Orang Divaksin dalam Vaksinasi Massal Tahap Kedua Pemerintah Aceh, Total 100.558

4/29/22, Jumat, April 29, 2022 WIB Last Updated 2022-04-28T20:26:31Z

BANDA ACEH – Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan sebanyak 95.016 ribu orang telah mengikuti vaksinasi massal Covid-19 tahap kedua yang digelar Pemerintah Aceh, baik ketika pelaksanaan di Banda Aceh Convention Hall maupun di Museum Aceh.

“Secara keseluruhan ada 100.558 ribu orang yang disuntik dalam dua tahapan pelaksanaan. Di mana ada 5.552 yang disuntik pada tahapan pertama yaitu di Kantor Gubernur Aceh,” kata Iswanto dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis 28/04/2022.

Namun demikian, lanjut Iswanto angka itu hanya pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh Pemerintah Aceh. Jika direkapitulasi secara keseluruhan dari seluruh Aceh, angkanya mencapai jutaan. Untuk itu, Satgas Covid-19 Aceh menyampaikan terima kasih kepada masyarakat.
Tak lupa Iswanto mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk mendatangi gerai vaksin terdekat, agar mendapatkan layanan vaksin. “Semua gratis, dan insya Allah semuanya akan terlayani.”

Lebih lanjut Iswanto mengatakan, jika semangat masyarakat yang minta untuk divaksin, menjadi bukti bahwa semua orang ingin agar pandemi ini segera berakhir.

Iswanto kemudian merinci, jika pada Kamis hari ini sebanyak 78 orang yang disuntik vaksin covid-19.
Disebutkan, sebanyak 2 dari 78 orang merupakan mereka yang disuntik dosis pertama. Sementara 20 lainnya merupakan mereka yang disuntik dosis kedua. Sisanya yaitu 56 orang adalah mereka yang disuntik bosster dosis tiga dan 1 lainnya adalah mereka yang tertunda suntik beberapa waktu lalu.

Iswanto menyebutkan vaksinasi yang dilakukan du Museum Aceh tersebut tidak lepas dari dukungan TNI dan Polri. Di mana selain vaksinator dari pemerintah Aceh, vaksinator dari Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh terlibat sejak awal pelaksanaan.

“Terima kasih kami atas nama satgas kepada seluruh vaksinator. Baik dari pemerintah Aceh, maupun dari TNI dan Polri,” ujar Iswanto. []

Komentar

Tampilkan

Terkini