Iklan

Category 2

Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Minta pemda respon cepat mengenai rusaknya atap asrama mahasiswa Aceh Tenggara di Banda Aceh

5/30/22, Senin, Mei 30, 2022 WIB Last Updated 2022-05-30T07:27:59Z
.Asrama Mahasiswa Aceh Tenggara (Agara) di Lorong LJB, Jln Cut Makmun Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, mengalami kerusakan cukup parah akibat angin kencang disertai hujan lebat yang melanda daerah tersebut, pada Minggu (29/5).

Akibat dari bencana tersebut kamar dilantai 2 tidak bisa dihuni dan beberapa kamar dilantai bawah terkena rembesan air dari atas  akibat bencana ini setidaknya ada sekitar 15 mahasiswa yang harus mengungsi kekamar lain dan harus berdesak desakan.

Wasekjen IPMAT Wira Yaqin Pelas mengatakan ini harus ada tindakan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan hal ini bersifat sangat mendesak urgent, ini menyangkut aset daerah berupa putra daerah yang menimba ilmu diluar daerah untuk mengembangkan daerah kedepannya.

Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerusakan bangunan berupa kerangka baja yang roboh, buku-buku, lemari dan seisinya harus direlakan  karena kerusakan dan untungnya beberapa barang yang masih bisa diselamatkan serta masih berpungsi.

Atas musibah ini seluruh pengurus IPMAT dan Mahasiswa Aceh Tenggara yang berada di Banda Aceh kepada pemerintah daerah agar lebih sigap dan lebih perhatian terhadap penunjang belajar mahasiswa dalam hal ini asrama daerah.

Agar dalam proses menimba ilmu mahasiswa lebih produktif dan fokus dengan cita cita, pemerintah harus peka terhadap permasalahan putra-putri daerah jangan sampai kejadian ini terulang kembali semoga kedepannya pemda dapat memberikan sentuhan berupa peremajaan kembali bangunan.

Kami mahasiswa Aceh Tenggara yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar setalah kejadian musibah yang melanda  asrama mahasiswa berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara  agar dapat segera memperbaiki gedung asrama sebaik baiknya  agar kembali dapat dihuni oleh rekan rekan mahasiswa , mengingat gedung asrama merupakan satu tumpuan, dan tempat berlindung dari guyuran hujan dan panas terik matahari dan tempat belajar dan istirahat mahasiswa dimalam hari.
Komentar

Tampilkan

Terkini