• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Solidaritas Akpol 2005 untuk Pidie: Bantuan Kemanusiaan Disalurkan ke Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    Redaktur
    12/05/25, Jumat, Desember 05, 2025 WIB Last Updated 2025-12-05T05:39:34Z


    SIGLI – Solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh Paguyuban Tathya Dharaka, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005, dengan mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat di Kabupaten Pidie, Aceh, yang tengah dilanda musibah banjir.


    Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, yang juga merupakan alumnus Akpol 2005. Selanjutnya, bantuan disalurkan langsung ke sejumlah dapur umum masyarakat di wilayah tersebut pada Kamis (4/12/2025).


    Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

    AKBP Jaka Mulyana menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Akpol 2005.


    “Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Akpol 2005. Semangat kebersamaan inilah yang selalu kami jaga, terutama saat masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolres Pidie.


    Ia menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan ini ditujukan khusus untuk meringankan beban warga terdampak banjir di Pidie selama masa tanggap darurat.


    “Di Pidie sendiri masyarakat kami sedang menghadapi musibah banjir. Karena itu, bantuan dari rekan-rekan Akpol 2005 ini sangat berarti untuk meringankan beban warga di masa tanggap darurat,” ungkapnya.


    Disalurkan ke Tiga Lokasi Dapur Umum

    Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kapolres Pidie ke sejumlah lokasi strategis yang berfungsi sebagai dapur umum masyarakat, yaitu:

    Dapur Umum Gampong Puuk, Kecamatan Kembang Tanjung.

    Dapur Umum Gampong Jojo, Kecamatan Mutiara Timur.

    Dapur Umum Kemukiman Beureueh, Kecamatan Mutiara.

    Di setiap lokasi, diserahkan paket bantuan kemanusiaan yang mencakup kebutuhan pokok untuk operasional dapur umum, antara lain:

    50 sak beras (5 kg)

    15 dus sarden

    2 dus minyak goreng

    10 papan telur

    20 kilogram gula pasir

    1 dus teh

    1 dus Royco

    Bantuan tersebut langsung diterima oleh petugas dapur umum, diharapkan dapat segera memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang masih berada di pengungsian pasca banjir.


    Apresiasi dari Warga

    Kehadiran Kapolres Pidie saat menyalurkan bantuan disambut hangat oleh masyarakat dan relawan dapur umum. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polri, khususnya Alumni Akpol 2005.


    Nuraini (45), salah satu warga di Gampong Puuk, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat vital. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Sejak banjir melanda, kebutuhan di dapur umum cukup banyak, dan bantuan dari Akpol 2005 ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.


    Hal senada disampaikan oleh Keuchik Jojo, Kecamatan Mutiara Timur, yang menyebut bahan makanan seperti beras, sarden, minyak goreng, dan telur adalah kebutuhan utama untuk melayani warga di pengungsian. “Terima kasih kepada Kapolres Pidie dan seluruh Alumni Akpol 2005. Bantuan ini langsung kami gunakan untuk masak di dapur umum. Kami merasa sangat diperhatikan,” ucapnya.


    Kapolres Pidie berharap bantuan ini dapat menjadi pendorong bagi semua pihak untuk terus menjaga empati dan solidaritas sosial. “Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat dan menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus menjaga empati serta solidaritas sosial,” tutup AKBP Jaka Mulyana.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini