Banda Aceh 9 Februari 2026
Pengurus Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Pusat terus memperkuat sinergi program kesehatan reproduksi di wilayah terdampak bencana. Hal tersebut ditandai dengan audiensi PKBI Pusat bersama Kepala Perwakilan BKKBN Aceh beserta jajaran yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Aceh, Senin (9/2/2026).
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara PKBI dan BKKBN dalam memastikan layanan kesehatan reproduksi tetap berjalan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.
Koordinator nasional layanan kespro Heny Widya Ningrum, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan pelatihan kesehatan reproduksi yang akan dilaksanakan di tenda pelayanan kesehatan Gampong Meudang Meria, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan dan penguatan kapasitas kepada para bidan yang bertugas di wilayah terdampak banjir.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kompetensi bidan dalam memberikan layanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas di situasi darurat bencana,” ujar Henni.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan apresiasi atas komitmen PKBI Pusat dalam mendukung program Bangga Kencana serta layanan kesehatan reproduksi, khususnya di daerah yang tengah menghadapi kondisi darurat.
Melalui sinergi ini, BKKBN Aceh dan PKBI Pusat berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan perlindungan kesehatan reproduksi masyarakat, terutama perempuan dan kelompok rentan, tetap menjadi prioritas dalam penanganan dampak bencana di Aceh Utara.
Turut mendampingi dari PKBI Pusat Dwi Yunanto Hermawan, focal point humanitarian dan Wanti Maulidar, DED PKBI Aceh.Publik serta Ketua Tim Kerja KBKR dr. Cut Liza Febtya dan Ketua Tim Kerja Humas Jopi D Saputra.
*-Humas dan Informasi Publik-*Tamiang