• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    BI Aceh Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Peusah Juleha )

    4/02/26, Kamis, April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T19:07:50Z
    Banda Aceh, 31 Maret 2026 — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh bersinergi dengan Dinas Peternakan Aceh serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) atau Peusah Juleha selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026.

    Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Teuku Umar Bank Indonesia Aceh dan Rumah Potong Hewan (RPH) Lambaro, Aceh Besar. Program tersebut bertujuan untuk memperkuat jaminan produk halal dalam mendukung pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) di Aceh, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam ekosistem industri halal.

    Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan ini, yang berasal dari berbagai RPH dan Rumah Potong Unggas (RPU) di enam kabupaten/kota, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya. Pelatihan ini turut menghadirkan instruktur dari Halal Institute Jakarta.

    Kegiatan ini sejalan dengan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 tentang Sistem Jaminan Produk Halal, yang mewajibkan setiap produk yang beredar di Aceh memiliki sertifikat halal. Melalui pelatihan ini, para juru sembelih yang telah berpengalaman dibekali keahlian lanjutan sekaligus mendapatkan pengakuan resmi sebagai Juleha bersertifikat dengan standar kompetensi nasional.

    Materi pelatihan mencakup penerapan syariat Islam dalam penyembelihan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), teknik penyembelihan hewan, hingga aspek higienitas dan sanitasi.

    Kepala Dinas Peternakan Aceh, Drh. Safridhal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Aceh atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap program Peusah Juleha dapat menjamin kehalalan dan keamanan produk olahan daging di Aceh, termasuk untuk mendukung kebutuhan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).
    Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat sertifikasi halal di Aceh, mengingat jumlah juru sembelih halal bersertifikat masih terbatas.

    Bank Indonesia, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai program, seperti edukasi literasi EKSyar, pengembangan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS), kajian, serta koordinasi lintas sektor.

    Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan Indonesia, khususnya Aceh, dapat semakin memperkuat posisinya sebagai pusat ekonomi syariah dan industri halal dunia.

    Masyarakat juga dapat mengikuti informasi terkini terkait program dan kebijakan Bank Indonesia Aceh melalui akun Instagram resmi []
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini