ACEH TAMIANG – Mantan Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Hamdan dalam pertemuan konsolidasi PKB Aceh Tamiang bersama Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, yang berlangsung di Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026).
Dalam kegiatan itu, Hamdan hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat, kader, serta simpatisan. Kehadirannya dinilai menjadi sinyal kuat bahwa PKB semakin menarik perhatian tokoh-tokoh berpengaruh di daerah.
Hamdan menyatakan kesiapannya untuk memperkuat barisan PKB, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia menegaskan bahwa keputusan bergabung bukan langkah instan, melainkan hasil komunikasi intensif, termasuk dua kali pertemuan langsung dengan Ruslan Daud.
“Saya melihat keseriusan dan ketulusan dalam membangun Aceh melalui PKB. Kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat menjadi alasan saya bergabung,” ujar Hamdan.
Menurutnya, PKB saat ini memiliki arah politik yang jelas dengan pendekatan yang merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh agama, pemuda, petani, nelayan hingga kalangan profesional. Hal tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Aceh ke depan.
Kawan Lama, Bertemu Kembali
Menariknya, hubungan Hamdan Sati dan Ruslan Daud bukan hal baru. Keduanya merupakan kawan lama yang pernah sama-sama menjabat sebagai kepala daerah pada periode 2012–2017.
Kesamaan pengalaman tersebut menjadi faktor kedekatan sekaligus menyatukan visi keduanya.
Pertemuan kembali di panggung politik ini dinilai bukan sekadar reuni, tetapi juga penguatan jejaring dan pengalaman untuk perjuangan bersama di Aceh.
Sebagai tokoh senior, Hamdan dikenal memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat Aceh Tamiang, dengan jaringan sosial-politik yang luas serta basis massa yang loyal. Ia juga memiliki reputasi dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah.
Pengamat menilai, bergabungnya Hamdan ke PKB berpotensi memberikan efek elektoral signifikan, terutama dalam memperluas basis dukungan partai di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya.
Sementara itu, Ruslan Daud menyambut baik bergabungnya Hamdan Sati. Ia menyebut kehadiran mantan bupati tersebut sebagai kehormatan bagi PKB.
“PKB terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat baik untuk membangun daerah. Bergabungnya Bapak Hamdan Sati menunjukkan bahwa PKB semakin dipercaya sebagai rumah perjuangan bersama,” ujar Ruslan.
Dengan bergabungnya Hamdan Sati, PKB Aceh dinilai semakin menunjukkan konsolidasi yang kuat dan inklusif. Langkah ini juga menegaskan bahwa dinamika politik Aceh menjelang agenda besar ke depan semakin menarik, dengan PKB sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan. (***)