Petugas PLN UID Aceh berinteraksi langsung dengan pelanggan di rumah dengan menerapkan Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa (PS 4), guna menghadirkan layanan yang ramah, responsif, dan solutif.
BANDA ACEH, 21 April 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan kesiapannya dalam mendukung dan menyukseskan rangkaian penilaian Customer Experience 100 (CX100) yang diselenggarakan oleh Danantara. Kesiapan ini menjadi momentum sekaligus wujud nyata komitmen PLN UID Aceh dalam menghadirkan pelayanan prima dan berorientasi pada kepuasan pelanggan secara menyeluruh.
Adapun program penilaian CX100 oleh Danantara ini akan berlangsung secara komprehensif mulai April hingga Juli 2026. Proses pengumpulan data akan dilakukan melalui peninjauan langsung (offline) dengan metode mystery shopper dan wawancara tatap muka, serta pengumpulan data secara online melalui survei dan polling kepada pelanggan.
General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra menyampaikan bahwa PLN menyambut baik pelaksanaan penilaian ini. Menurutnya, hal ini sejalan dengan budaya korporat PLN untuk terus memberikan pelayanan pelanggan yang berkelas dan melayani dengan sepenuh hati.
GM PLN Aceh Bersama Manajemen memastikan kesiapan peralatan dan operasional di lapangan sebagai bagian dari penguatan layanan agar tetap andal dan sesuai standar Service Level Agreement (SLA) serta Tingkat Mutu Layanan (TML).
"Kami memastikan seluruh jajaran di PLN UID Aceh telah mempersiapkan diri dengan sangat baik. Fokus kami bukan sekadar pada nilai evaluasi, melainkan memastikan masyarakat Aceh benar-benar merasakan standar pelayanan yang cepat, andal, dan solutif di setiap titik layanan PLN," ujarnya.
Dalam menindaklanjuti kesiapan tersebut, PLN UID Aceh saat ini secara agresif mengimplementasikan program Quick Win guna menurunkan keluhan pelanggan pada lima fokus utama. Fokus tersebut meliputi percepatan penanganan gangguan listrik padam, percepatan pemulihan pasca-pemutusan akibat tunggakan, akselerasi realisasi pasang baru, penyelesaian kendala gagal input token prabayar, hingga peningkatan keakuratan hasil baca meter.
Tidak hanya itu, untuk memastikan pengalaman pelanggan (customer experience) yang optimal, PLN UID Aceh juga melakukan penguatan layanan di seluruh aset layanan (touch point) melalui enam langkah perbaikan strategis. Langkah-langkah tersebut mencakup konsistensi penerapan Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa (PS 4) oleh seluruh petugas frontliner maupun lapangan, serta peningkatan kepatuhan agar selalu sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) dan Tingkat Mutu Layanan (TML) yang telah ditetapkan.
Petugas PLN UID Aceh memberikan edukasi kepada pelanggan sekaligus memperkuat kualitas layanan di setiap titik layanan (touch point), guna menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih optimal.
PLN juga berfokus pada kenyamanan ruang layanan dengan memastikan seluruh unit representatif dan informatif. Hal ini turut didukung oleh kehadiran Petugas Pandu PLN yang senantiasa proaktif memberikan bantuan langsung kepada pelanggan yang datang. Guna menjaga standar tersebut, pengawasan rutin berkala terus dilakukan terkait pencapaian target SLA serta evaluasi perilaku (behaviour) petugas, yang disempurnakan dengan pelaksanaan evaluasi mandiri melalui metode self mystery shopper secara rutin dan berjenjang guna memastikan keandalan pelayanan.
"Melalui pengawasan yang ketat dan hadirnya Petugas Pandu PLN, kami berharap setiap interaksi pelanggan dengan PLN menjadi pengalaman yang menyenangkan dan solutif. Semangat 'Melayani Sepenuh Hati' akan terus kami jadikan landasan utama dalam melistriki Provinsi Aceh," tutupnya.[]