BANDA ACEH, 16 Agustus 2026 Rangkaian Festival QRIS 2026 Pasar Atjeh memasuki momentum penting dengan menghadirkan kegiatan yang mendorong inklusi sosial dan ekonomi bagi penyandang disabilitas, khususnya perempuan. Kegiatan berlangsung di Gedung Pasar Atjeh Baru, Banda Aceh, Minggu (16/8/2026).
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah aktivasi booth karier yang melibatkan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan komunitas disabilitas. Booth tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal potensi, keterampilan, serta karya penyandang disabilitas sekaligus membuka perspektif mengenai kesempatan kerja dan kemandirian ekonomi.Beragam produk hasil karya penyandang disabilitas dipamerkan di stand, antara lain kotak tisu, lukisan, bantal, guling, kotak penyimpanan, telur asin, peyek, nampan dan kasap, gantungan kunci, gelang, gantungan kunci resin, totebag, payung, tudung saji, tutup gelas, taplak meja, hingga pakaian Aceh.
Selain produk kerajinan dan makanan, turut diperkenalkan sejumlah karya dalam bentuk buku, di antaranya “Mengajar dengan Karya”, “Pembelajaran Media Lagu”, dan “TNCC Rumah dari Cinta”. Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk berkarya, berproduksi, dan berkontribusi dalam kegiatan ekonomi.
Pada pukul 16.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bersama tim FKM BKA YWU yang mengangkat isu disabilitas, terutama pengalaman dan tantangan perempuan penyandang disabilitas dalam memperoleh kesempatan, kemandirian, serta partisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Talkshow tersebut menjadi ruang dialog untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa penyandang disabilitas, termasuk perempuan disabilitas, memiliki hak dan potensi yang sama untuk memperoleh akses pendidikan, pekerjaan, pengembangan keterampilan, serta kesempatan berkontribusi di tengah masyarakat.
Memasuki rangkaian acara malam, kegiatan juga diisi dengan sambutan Wali Kota Banda Aceh sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam pembangunan dan perekonomian daerah.
Puncak kegiatan dilanjutkan dengan fashion show hasil kolaborasi SLB bersama komunitas perias setelah salat Isya. Fashion show tersebut tidak sekadar menjadi pertunjukan kreativitas, tetapi juga menjadi wadah apresiasi terhadap karya, kemampuan, dan kepercayaan diri anak-anak serta komunitas disabilitas.
Festival QRIS 2026 Pasar Atjeh sendiri berlangsung pada 11–17 Agustus 2026 di Gedung Pasar Atjeh Baru. Festival menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari aktivasi QRIS, bazar UMKM, diskon Pasar Atjeh, job fair, career corner, seminar edukasi, community connect, fashion show, hingga kegiatan komunitas.
Keterlibatan SLB dan komunitas disabilitas memperkuat pesan bahwa Festival QRIS 2026 tidak hanya menjadi ruang transaksi dan promosi UMKM, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat inklusi sosial dan ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak melihat penyandang disabilitas bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi dan pembangunan yang memiliki potensi, karya, serta kemampuan untuk mandiri.
Festival ini sekaligus menjadi momentum untuk memperluas akses karier, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang memberikan kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, khususnya perempuan, di Aceh.[]