BANDA ACEH — Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, meraih penghargaan SMSI Aceh Award 2026 dan dinobatkan sebagai Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah. Penghargaan tersebut diberikan atas perhatian dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Pidie dalam meningkatkan kemampuan masyarakat membaca Al-Qur’an.
Penghargaan itu diserahkan dalam ajang SMSI Aceh Awards 2026 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026) malam.
Juru Bicara (Jubir) Bupati Pidie, Andilancok, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Bupati Sarjani Abdullah menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut penghargaan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menjadi bentuk apresiasi terhadap program keagamaan yang selama ini mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pidie.
Menurut Andilancok, program pengentasan buta Hijaiyah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengenal huruf Hijaiyah dan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Penghargaan SMSI Aceh Award 2026 tersebut diserahkan oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, dalam rangkaian kegiatan SMSI Aceh Awards 2026.
Program pengentasan buta Hijaiyah dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat program pengentasan buta Hijaiyah di Kabupaten Pidie.
Ia juga menegaskan bahwa upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan keagamaan serta berbagai elemen lainnya.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program pengentasan buta Hijaiyah. Ini merupakan tanggung jawab bersama agar anak-anak dan masyarakat Pidie mampu membaca Al-Qur’an dengan baik,” ujar Sarjani Abdullah.
Andilancok menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pidie menyampaikan apresiasi kepada SMSI Aceh atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu diharapkan semakin mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung berbagai program keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Pidie.
Dengan penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie diharapkan dapat terus memperluas dan memperkuat program pengentasan buta Hijaiyah secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Pidie.
Penghargaan SMSI Aceh Award 2026 ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pidie untuk terus mewujudkan generasi Qur’ani melalui peningkatan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.(Moes@83)
