MEDAN – Brand kosmetik lokal MARNIA Cosmetics resmi hadir di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026). Kehadiran MARNIA tidak sekadar menawarkan produk kecantikan berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi juga membawa semangat bisnis yang berbagi manfaat bagi kemanusiaan.
Peluncuran MARNIA di Medan menjadi bagian dari langkah ekspansi brand tersebut setelah sebelumnya diperkenalkan di Jakarta pada 23 Agustus 2026.
Mengusung konsep Premium Quality, Affordable Price, MARNIA menawarkan produk dengan kualitas dan pengalaman premium, namun tetap dipasarkan dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat.
Owner MARNIA Cosmetics, Prof Adjunct Dr Marniati MKes, mengatakan MARNIA dirancang untuk memberikan pengalaman kecantikan yang elegan kepada perempuan Indonesia tanpa harus membayar harga produk luxury yang sangat tinggi.
“MARNIA kami hadirkan dengan kualitas high-end dan pengalaman premium, tetapi dengan harga yang tetap medium dan bersahabat. Kami ingin perempuan Indonesia bisa menikmati produk yang elegan dan berkualitas tanpa harus membayar harga luxury yang sangat tinggi,” ujar Marniati.
Produk MARNIA ditujukan bagi perempuan yang ingin tampil lebih percaya diri dengan dukungan produk kecantikan berkualitas. Konsumen dapat memperoleh produk MARNIA melalui Shopee, media sosial resmi MARNIA, maupun jaringan penjualan MARNIA, dengan harga mulai dari Rp249.000.
Bisnis Berjalan Bersama Misi Kemanusiaan
Di balik pengembangan bisnis kosmetik tersebut, MARNIA juga membawa misi sosial melalui program MARNIA Connect for Charity dengan semangat Business Sharing for Humanity.
Marniati menegaskan, MARNIA tidak dibangun semata-mata untuk mengejar keuntungan bisnis. Pertumbuhan perusahaan diharapkan berjalan beriringan dengan semakin besarnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, sebagian keuntungan MARNIA dialokasikan untuk kegiatan kemanusiaan, termasuk dukungan bagi anak-anak dengan autisme, anak penderita kanker dan penyakit jantung, serta anak-anak yang menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendidikan.
“Bagi saya, bisnis bukan hanya tentang keuntungan. Ketika bisnis kita berkembang, harus semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” katanya.
Komitmen kemanusiaan itu juga diwujudkan melalui charity bazaar yang menjadi bagian dari rangkaian peluncuran MARNIA di Medan. Sebanyak 30 persen keuntungan dari bazar tersebut akan disalurkan untuk membantu anak-anak autis.
Nama MARNIA Punya Makna Personal
Nama MARNIA sendiri diambil dari nama Marniati. Menurutnya, nama tersebut memiliki makna personal yang menggambarkan perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, ujian, air mata, doa dan harapan.
Melalui brand tersebut, Marniati ingin mendorong semakin banyak perempuan untuk berani bermimpi, berjuang, mandiri dan kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Saya ingin MARNIA bukan hanya melahirkan produk kecantikan, tetapi juga melahirkan lebih banyak Marniati-Marniati lainnya. Perempuan yang berani bermimpi, berani berjuang, mandiri, dan kuat menghadapi kehidupan,” ujarnya.
Disaksikan Raja Muda Perlis
Peluncuran MARNIA di Medan semakin istimewa dengan kehadiran Duli Yang Teramat Mulia Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail, bersama Duli Yang Teramat Mulia Raja Puan Muda Perlis, Tuanku Dr Hajah Lailatul Shahreen Akashah Khalil.
Keduanya hadir dalam Gala Dinner MARNIA – Connect for Charity yang dirangkai dengan penutupan NEXT-D.
Kehadiran pimpinan dan delegasi Negeri Perlis tersebut sekaligus memperkuat hubungan yang telah terjalin antara MARNIA dengan berbagai pihak di Malaysia.
Acara turut dihadiri Yang Amat Berhormat Tuan Abu Bakar bin Hamzah, Menteri Besar Perlis; Yang Berhormat Dato’ Noor Azman bin Abdul Rahman, Setiausaha Kerajaan Negeri Perlis; serta Tuan Shahril Nizam Abdul Malek, Konsul Jenderal Malaysia di Medan beserta jajaran.
Hadir pula Hajah Sharifah Farah Adriana Jamalullail, Prof Emeritus Datuk Dr Kamarudin bin Hussin dan Datin Noridah, delegasi Negeri Perlis, perwakilan MAIPs, akademisi dan perguruan tinggi, Ketua KONI Sumatera Utara, Brand Ambassador MARNIA Tiara dan Daniel, para mitra dan KOL, pengurus Partai Perjuangan Aceh, keluarga besar Universitas Ubudiyah Aceh dan Universitas Deztron Indonesia, serta para sahabat dari Malaysia.
Bagi Marniati, kehadiran para tokoh dari Perlis memiliki makna khusus. Ia turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan masyarakat Perlis kepada masyarakat Aceh ketika bencana banjir melanda pada 2025.
Bidik Pasar Asia
Setelah memperluas pasar ke Jakarta dan Medan, MARNIA selanjutnya membidik pasar Asia. Dalam waktu dekat, MARNIA Cosmetics direncanakan mulai hadir di Malaysia.
Marniati berharap MARNIA dapat diterima tidak hanya oleh konsumen Indonesia, tetapi juga masyarakat Asia. Ekspansi tersebut akan tetap membawa tiga nilai utama yang menjadi identitas MARNIA, yakni kualitas, harga terjangkau dan kepedulian terhadap sesama.
“MARNIA untuk Indonesia, MARNIA untuk Asia, dan MARNIA untuk kemanusiaan,” tegasnya.
Melalui semangat One Heart, One Hope, MARNIA ingin tumbuh sebagai brand kecantikan yang tidak hanya membuat perempuan merasa cantik dan percaya diri, tetapi juga membuka ruang bagi lebih banyak orang untuk tumbuh dan mendapatkan manfaat.
Dengan demikian, perjalanan MARNIA bukan hanya tentang memperluas pasar kosmetik, tetapi juga membangun sebuah ekosistem bisnis yang menempatkan kemanusiaan sebagai bagian dari pertumbuhan.[]