Kepala Bidang UKM Disperindag Kota Lhokseumawe, Gufran Nuristan, S.STP., M.A.P., bersama Senior Manager KKU PLN UID Aceh, Sigit Fanani, tampak meninjau serta berbincang langsung dengan pelaku UMKM Wak Bewok Street Food di area kuliner TJSL Fest 2026, Lhokseumawe, pada 19 September 2026
Lhokseumawe, 19 September 2026* – Ajang TJSL Fest 2026 yang diselenggarakan oleh PLN Aceh tidak hanya menjadi wadah promosi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga menjadi ajang kampanye nyata penerapan _electrifying lifestyle_ atau gaya hidup modern berbasis energi listrik. Pemandangan menarik ini sangat terlihat pada zona "UMKM Masak Ditempat", di mana para pelaku usaha kuliner difasilitasi dengan kompor listrik untuk mengolah dan menyajikan hidangan mereka secara langsung kepada pengunjung.
Pelaku UMKM Omiyo menunjukkan produk sajian segarnya yang diolah secara praktis menggunakan fasilitas kompor listrik di area terbuka pameran TJSL Fest 2026, Lhokseumawe, pada 19 September 2026
Langkah ini mengedepankan efisiensi, kebersihan, dan keamanan lingkungan pameran. Seluruh pelaku UMKM kategori memasak di tempat secara khusus diberikan fasilitas kompor listrik dengan spesifikasi 2 tungku untuk menunjang kelancaran operasional masing-masing _tenant_.
Penerapan gaya hidup serba listrik ini terlihat pada _tenant_ kuliner Bakso Gatok milik Khalidawati. Untuk mendukung operasional usahanya, Bakso Gatok secara maksimal memanfaatkan kompor listrik berkapasitas 2 tungku. Selain hidangan berkuah panas, dukungan _electrifying lifestyle_ juga dirasakan oleh _tenant_ kuliner penutup. Satriya, pemilik usaha Omiyo yang menjajakan produk Es Pisang Ijo dan Jeruk Peras, turut memanfaatkan kompor listrik 2 tungku untuk mengolah sajiannya di lokasi.
Terkait pengalaman menggunakan kompor listrik, Khalidawati mengungkapkan kepuasannya karena alat tersebut sangat menunjang operasional usaha basonya.
Pemilik usaha Bakso Gatok, Khalidawati, tampak antusias menyiapkan hidangan kuah panasnya dengan mengandalkan kompor listrik dua tungku di area kuliner TJSL Fest 2026, Lhokseumawe, pada 19 September 2026
"Memakai kompor listrik ini sangat praktis dan panasnya stabil. Area masak di tenda kami juga jadi jauh lebih bersih, tidak gerah, dan pastinya lebih aman karena tidak perlu repot angkat tabung gas," ungkap Khalidawati.
Senada dengan hal tersebut, Satriya dari Omiyo juga merasakan manfaat dari kepraktisan kompor listrik.
"Sangat membantu kami menyiapkan bahan Es Pisang Ijo di lokasi dengan cepat. Suhunya mudah diatur, jadi proses memasaknya lebih efisien dan kekinian," tambah Satriya.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ramah lingkungan ini juga datang dari pemerintah daerah setempat. Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Disperindag Kota Lhokseumawe, Gufran Nuristan, S.STP., M.A.P., memberikan apresiasinya terhadap langkah nyata PLN Aceh.
Pemilik usaha Bakso Gatok, Khalidawati, tampak antusias menyiapkan hidangan kuah panasnya dengan mengandalkan kompor listrik dua tungku di area kuliner TJSL Fest 2026
"
Inisiatif PLN Aceh mengedepankan penggunaan kompor listrik bagi UMKM di TJSL Fest ini sangat positif. Selain mendorong pelaku usaha kecil untuk naik kelas dan lebih modern, hal ini juga sejalan dengan upaya kita bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman," tutup Gufran.[]