Header Ads

Peringatan Hari Koperasi Ke 72 Tingkat Provinsi Di Aceh Timur Langsung Sukses


Banda Aceh  --- ANN
Peringatan Hari Koperasi ke 72 Tk. Provinsi di Aceh Timur Aceh dilaksanakan di KAbupaten Aceh Timur, diawali dengan penyambutan rombongan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh (Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, M.T.) dengan tarian ranup lampuan.

dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana (Zulfadli, SE, MM) dalam laporannya, pertama kegiatan acara jalan santai telah selesai dilaksanakan hari minggu tanggal 15 September 2019 yang peserta dilepas oleh Bapak Bupati Aceh Timur, dengan berbagai door prize yang disediakan dalam Anggaran APBA Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh Tahun 2019.

Selanjutnya, Kedua Acara Puncak peringatan Harkop ke 72 dan Penyerahan 15 Komputer dan Printer kepada 15 Koperasi Berprestasi Tk. Provinsi Aceh dan Penyerahan Santunan kepada 100 Anak Yatim yang kesemuanya dari Kabupaten Aceh Timur.

Dan Ketiga Pameran Yang dilaksanakan mulai tanggal 16 s/d 20 September 2019, dengan jumlah stand sebanyak 65 buah, yang diisi oleh produk-produk unggulan Koperasi dan UKM binaan 23 Kab/Kota dan binaan Provinsi, yang terdiri dari 65 stand. selanjutnya Sambutan Bupati Aceh Timur H.

Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, Ketua Dekopin Pusat yang wakili oleh Dr. Mahadi Bahtera, M.Si, Pembacaan SK dan Pemberian Penghargaan kepada Koperasi Berpestasi Tahun 2019 dilanjutkan dengan Pemberian santunan Anak Yatim secara simbolis,

Sambutan dan Arahan Gubernur Aceh yang disampaikan oleh Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh Dr. Wildan, M.Pd dalam sambutannya Plt. Gubernur Menyampaikan “Kondisi Koperasi di Aceh pada akhir tahun 2018 berjumlah : 6.212 unit, yang aktif 69 % dan tidak aktif sebanyak 31 %. Ini menandakan bahwa masih ada koperasi di Aceh yang masih sakit, perlu diperiksa, dianalisis, diobati atau dibina, bagi yang memungkinkan untuk hidup kembali perlu dibina dan didampingi sehingga dapat hidup kembali usahanya bisa berkembang dan maju, tambahan jumlah Koperasi tersebut yang melaksanakan Pola Syariah, sebanyak : 50 koperasi, yang masih melaksanakan pola konvensional yaitu sebanyak ; 2.766 koperasi.

Ini menandakan bahwa banyak koperasi di Aceh bergerak di sector riil dan di Simpan-Pinjam pola konvensional, dan sangat sedikit yang bergerak dengan sistim pola syariah. Kalau kita lihat dari data diatas, sangat kita sayangkan dengan kondisi Aceh sebagai Negeri Pelaksanaan Syariah Islam Secara Kaffah.



Dimana Pemerintah, Masyarakat dan kita semua berharap dalam mensejahterakan ummat harus sesuai dengan tuntunan Islam. Belum lagi masyarakat kita diresahkan oleh rentenir yang memberi pinjaman kepada masyarakat dengan sangat mudah dan bunga sangat tinggi melebihi bunga Bank, ini jelas- jelas merusak tatanan kehidupan masyarakat kita Aceh."

Diakhiri dengan sambutan dan pengarahan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang diwakili oleh Asisten Deputi Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal (Ir. Irene Swa Suryani, MM). Setelah sambutan dan arahan Plt. Gubernur rombongan meninjau area pameran produk-produk unggulan Koperasi dan UKM se Provinsi Aceh,(adv).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.