Header Ads

Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah MT Apresiasi Peran NU Kawal Syariat Islam

 



Banda Aceh – ANN

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengapresiasi peran organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. Keberadaan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia juga disebut cukup menerima tempat di hati sebagian masyarakat Aceh lantaran semangatnya yang mengusung ajaran Ahlussunnah Waljama’ah.


Hal itu disampaikan Nova Iriansyah saat menghadiri Konferensi Wilayah (Konferwil) XIV Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Aceh di Banda Aceh, Jumat, 25 Desember 2020.


Nova mengatakan, dalam perjalanan sejarahnya, NU banyak berperan memperkuat semangat Islam di Aceh melalui peran para ulama dan pengikutnya. Para tokoh NU pula disebut yang mendorong agar Syariat Islam tetap menjadi pedoman bagi semangat masyarakat di daerah ini.


“Ketika Syariat Islam di Aceh banyak mendapat kritikan kaum moderat, ulama NU berdiri di barisan terdepan mengawal tegaknya syariat Islam itu,” ujar Nova.


Dengan semangat yang diusung NU itu pula, lanjut Nova, Pemerintah Aceh semakin yakin bahwa syariat Islam adalah pilihan tepat bagi masyarakat Aceh.


Terkait penerapan hukum syariat Islam di lapangan, kata Nova, tentu diseleraskan dengan situasi yang berkembang, sebab ajaran Islam sangat menghormati keberagaman dan perbedaan.


Nova juga menyebutkan, semangat toleransi yang dimiliki NU menyebabkan semangat organisasi itu sejalan dengan semangat Islam yang dianut masyarakat Aceh. Karena itu, tidak heran jika dari waktu ke waktu keberadaan NU di daerah ini semakin menguat, sehingga peran NU dalam pembangunan daerah juga disebut terasa sangat penting.


“Peran NU dalam pembangunan ini tentu akan terus kita butuhkan sepanjang masa. Oleh sebab itu, NU juga dituntut mampu memperkuat sistem kaderisasi yang unggul agar semangat perjuangannya tetap terjaga,” ujar Nova.


Untuk mewujudkan harapan itu, kata Nova, dirinya sangat mendukung NU terus mengembangkan sayapnya di seluruh negeri ini, tidak terkecuali di Provinsi Aceh.


Dengan pengembangan sayap ini, maka ajaran NU disebut akan dapat menyentuh semua elemen masyarakat, baik itu anak muda, para keluarga, perempuan, para peserta didik dan sebagainya.


Dalam hal ini, lanjut Nova, dirinya sangat bersyukur, sebab organisasi-organisasi pendukung NU juga berkembang pesat di daerah ini. Pasantren berbasis NU terus tumbuh di berbagai daerah, sehingga gaung Islam di Aceh tidak pernah kendor.


“Maka itu, tidak alasan jika kami tidak mendukung semua kegiatan keagamaan yang dikembangkan NU, termasuk kegiatan Konferensi Wilayah NU yang digelar malam ini.”


Atas nama Pemerintah Aceh, lanjut Nova, dirinya sangat mendukung kegiatan Konferwil NU karena selain sarat membahas perkembangan Islam di Aceh, konferensi ini juga bagian dari proses kaderisasi dalam rangka mengawal terus nilai-nilai perjuangan NU di daerah ini.


Nova berharap, para tokoh NU yang hadir pada kesempatan ini tidak hanya fokus membahas pemilihan pengurus NU Aceh yang baru, tapi juga berkenan memberi pandangan tentang kegiatan Islam di daerah ini.


“Apapun saran dan pandangan ulama NU itu pasti akan menjadi perhatian kami, karena kami percaya, pemikiran NU selalu mengedepankan kepentingan bangsa. Dan mudah-mudahan, melalui Konferensi ini, selain NU Aceh bisa memperkuat semangat kaderisasinya, juga dapat menelurkan semangat baru untuk memperkuat syariat Islam di daerah ini. Dengan demikian, Aceh senantiasa siap menjadi pengawal bagi tegaknya semangat Islam di Indonesia.” []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.