Header Ads

Mantan kadis PK kabupaten pidie jangan memancing di air yang keruh .

 Pidie I ANN


Pernyataan mantan kadis P&K kabupaten Pidie yang pernah di Non Jobkan Murthalamuddin, S. Pd. M.Sp di media online metro pesawat online dengan judul Raker PA 2021 dan Pase Meusilak mendapat tanggapan dari politisi Partai Aceh Razali Abu. 

Razali Abu meminta Murthalamuddin untuk tidak masuk kedalam ranah partai Aceh karena dia bukan kader Partai Aceh, biarlah persoalan partai aceh menjadi beban tanggung jawab dari pimpinan dan kader partai aceh. Pernyataan Murthalamuddin bahwa PA sedang bunuh diri di pase, pasalnya Bupati Cek Mad adalah ketua PA dan Ketua DPRK juga dari partai yang sama. Bayangkan ketika 15 ribu aparatur menjadi lawan, dan mereka melawan PA kedepan. Dan seperti kita ketahui umumnya penyelenggara pemilu pada tingkat pertama selama ini membela PA baik dengan cara benar maupun main sulap adalah sebuah pernyataan provokatif yang bisa memicu ketidak stabilan politik di Aceh Utara. Bahkan keraguan dan klaim sepihak dari Murthalamuddin yang menyampaikan bahwa penyelenggara pemilu tingkat pertama membela PA baik dengan cara benar maupun main sulap adalah sebuah pencemaran nama baik penyelenggara pemilu di Aceh Utara dan ini menjadi sangat rawan memunculkan angka golput di aceh utara akibat rendahnya kepercayaan Publik terhadap penyelenggara pemilu akibat pernyataan provokatif dari Murthalamuddin. Dalam setiap momen pemilu ada penyelenggara, ada pengawas pemilu dan ada pemantau pemilu disamping ada aparat keamanan yang ditempatkan disetiap TPS. Tentunya pernyataan Murthalamuddin yang meragukan kenetralan dari setiap lembaga negara yang terlibat menurut tupoksi masing-masing dalam penyelenggaraan pemilu di aceh utara. Kata Abu Lapang.

Kita tahu selama ini Murthalamuddin sedang mencari panggung melobi beberapa partai untuk maju sebagai calon bupati aceh utara. Kita dari PA menghargai semua anak bangsa yang ingin maju menjadi pemimpin daerah tetapi jangan karena keinginan tersebut lantas menghalalkan segala cara termasuk melakukan pembusukan dan membangun opini sesat terhadap kader partai lain. Kita juga tau siapa Murthalamuddin yang pernah menjabat kadis pendidikan pidie tahun 2018-2019 ini, kalau dia memang memiliki kemampuan tentunya dia tidak tidak Hanya 1 tahun menjadi Kadis PK Pidie, masa jabatan singkat yang hanya 1 tahun ini memperlihatkan kepada kita kalau saudara Murthalamuddin memang tidak memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah instansi dinas konon lagi menjadi bupati lanjut Politisi Partai Aceh ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.