Iklan

Category 2

Setda Aceh Taati Vaksinasi Bagi Yang Belum

2/14/22, Senin, Februari 14, 2022 WIB Last Updated 2022-02-14T14:19:26Z
Para Asisten Sekda Aceh, beserta Staf Ahli Gubernur Aceh dan Kepala SKPA mengikuti kegiatan zikir dan doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh secara virtual, di Ruang Potensi Daerah Aceh, Banda Aceh, Senin (14/2/2022).

Banda Aceh – Trend jangkitan Covid-19 kembali meningkat, baik di tingkat nasional maupun Aceh. Menyahuti hal itu, Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh diimbau untuk terus pro aktif mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Aceh, dalam arahannya usai pelaksanaan dzikir dan do’a rutin di lingkup Pemerintah Aceh, Senin (14/2/2022) pagi. “Semua adalah takdir Allah, tidak perlu takut berlebihan. Namun, untuk pencegahan tentu butuh upaya nyata dari kita semua. Tetap taati prokes dan jangan bosan mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat, sebagai bentuk dari ikhtiar kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yang belum vaksin, segeralah mengunjungi gerai vaksin terdekat karena berdasarkan data, para pasien yang saat ini dirawat di RSUDZA belum divaksin,” ujar Taqwallah.

Dalam arahannya, Sekda juga menginstruksikan para ASN untuk mengingatkan warga di lingkungan sekitarnya agar mengawasi aktivitas anak-anaknya, untuk patuh prokes, terutama terkait menggunakan masker dan menghindari keramaian untuk sementara waktu. “Kami mengimbau kepada warga, agar menjaga anak-anaknya dan mengingatkan untuk menghindari keramaian untuk sementara. Jika ada masyarakat yang sudah merencanakan pesta perkawinan, ingatkan agar mengelola sedemikian rupa agar tidak terjadi kumpulan masa yang terlalu banyak. Takdir sudah diatur, namun sekali lagi saya ingatkan usaha pencegahan tetap dari kita,” imbuh Sekda.

Pria yang pernah dinobatkan sebagai dokter teladan itu juga menjamin kesiapan Nakes Aceh menghadapi lonjakan pasien Covid-19. “Teman-teman Nakes selalu siap, namun kita tentu berharap tidak ada lagi penambahan kasus hingga terjadi lonjakan pasien.”

Sementara itu, Direktur RSUDZA dr Isra Firmansyah, dalam keterangannya menjelaskan, saat ini ada 16 pasien covid-19 yang dirawat di RSUDZA. “Hingga tadi malam, jumlah pasien yang kita rawat 10 orang. Namun, jelang Subuh ada penambahan 6 pasien lagi. Jadi, total ada 16 pasien yang saat ini sedang kita rawat dengan usia di atas 40 tahun. Seluruh pasien memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Dan, seluruhnya belum divaksin lengkap, hanya 1 orang pasien yang baru mendapatkan suntikan vaksin tahap pertama,” ungkap dr Isra.

Dr Isra menambahkan, dari total 16 pasien yang saat ini ditangani di RSUDZA, tiga orang di antaranya dirawat di RICU Pinere dan ketiga pasien tersebut belum divaksin.

Seperti biasa, usai dzikir dan do’a bersama Sekda juga 

Komentar

Tampilkan

Terkini