Aceh Tamiang — Suasana hangat, penuh keceriaan, dan kebersamaan tampak mewarnai aktivitas di SD Negeri 06 Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 14 Januari 2026. Puluhan prajurit Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonif 115/Macan Leuser mengawali kegiatan pembersihan lingkungan sekolah dengan pendekatan yang humanis, yakni bermain dan bercanda bersama anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial yang dilakukan oleh prajurit TNI untuk membantu mengurangi trauma yang masih dirasakan para siswa pascabencana. Sebelum memulai kegiatan fisik pembersihan ruang kelas dan halaman sekolah, para prajurit terlebih dahulu mengajak siswa-siswi yang sudah mulai kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar untuk bernyanyi bersama, bermain permainan ringan, serta meneriakkan yel-yel penyemangat di dalam kelas.
Suara tawa dan sorak gembira anak-anak pun menggema, mencairkan suasana yang sebelumnya dipenuhi rasa cemas dan kekhawatiran. Keceriaan tersebut menjadi pemandangan yang mengharukan, sekaligus menandai langkah awal pemulihan mental dan emosional anak-anak yang sempat terguncang akibat bencana banjir bandang. Kehadiran prajurit Yonif 115/Macan Leuser tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi para siswa.
Usai kegiatan interaksi dengan anak-anak, prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 115/ML melanjutkan kegiatan pembersihan fasilitas sekolah. Mereka membersihkan lumpur sisa banjir di ruang kelas, halaman, serta sarana pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan normal dan aman.
Kepala SD Negeri 06 Kota Lintang menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh prajurit TNI. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Satgas Yonif 115/Macan Leuser memberikan dampak yang sangat positif, tidak hanya bagi kondisi fisik sekolah, tetapi juga bagi semangat dan mental para siswa serta guru.
“Kami sangat tersentuh dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Anak-anak kami yang sebelumnya terlihat takut dan trauma, hari ini bisa kembali tersenyum dan tertawa. Bantuan yang diberikan bukan hanya tenaga untuk membersihkan sekolah, tetapi juga semangat dan kebahagiaan yang sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihak sekolah berharap pendampingan dan perhatian seperti ini dapat terus berlanjut hingga kondisi sekolah dan lingkungan sekitar benar-benar pulih. Dengan dukungan berbagai pihak, proses pemulihan pascabencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berlangsung dengan normal tanpa rasa khawatir.
Dengan semangat pantang menyerah, kepedulian sosial, dan jiwa kemanusiaan yang tinggi, Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser berkomitmen untuk terus melanjutkan misinya membantu masyarakat Aceh Tamiang bangkit dari dampak bencana. Tidak hanya melalui pembersihan fasilitas umum, tetapi juga dengan menghadirkan kehangatan, harapan, dan optimisme bagi generasi muda yang menjadi masa depan bangsa.