Banda Aceh – Semangat gotong royong terpancar kuat di pelataran Masjid Al Hidayah, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, pada Jum’at (27/3/2026). Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh melalui Koramil 13/Kuta Alam menggelar Karya Bakti pembersihan rumah ibadah sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kenyamanan beribadah masyarakat setempat.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini tidak hanya melibatkan unsur TNI, tetapi juga menunjukkan sinergi lintas sektoral yang harmonis. Puluhan personel gabungan dari Polsek Kuta Alam, Satpol PP/WH Aceh, serta masyarakat sekitar tampak bahu-membahu membersihkan setiap sudut masjid, mulai dari area utama salat, tempat wudu, hingga halaman luar.
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Pasi Log Kodim 0101/KBA, Mayor Inf Haryono. Kehadiran para pucuk pimpinan di lapangan menambah motivasi para peserta Karya Bakti. Turut hadir memantau jalannya kegiatan, Danramil 13/Kuta Alam Kapten Kav Sukarni, Aiptu Wahyudi selaku Bhabinkamtibmas Lampulo yang mewakili Kapolsek Kuta Alam, serta tokoh masyarakat Keuchik Gp Lampulo, Drs. Muhammad Dahlan.
Mayor Inf Haryono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa tempat ibadah selalu dalam kondisi bersih dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. Ini adalah aksi nyata kami hadir di tengah-tengah kesulitan maupun kebutuhan masyarakat,” ujar Mayor Inf Haryono.
Ketua lingkungan dan warga Gampong Lampulo menyambut antusias kehadiran para aparat keamanan dan penegak perda tersebut. Keuchik Gp Lampulo, Drs. Muhammad Dahlan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh Kodim 0101/KBA.
“Kehadiran Bapak-bapak dari TNI, Polri, dan Satpol PP sangat berarti bagi kami. Selain masjid menjadi lebih bersih, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat hubungan antara aparat dan warga Gampong Lampulo,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan budaya gotong royong di Kota Banda Aceh, khususnya di wilayah Kuta Alam, terus terjaga demi terciptanya lingkungan yang bersih, aman, dan religius.