• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    BI Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas Jalin Kerja Sama Pemanfaatan LRUK sebagai Bahan Bakar Alternatif

    8/17/26, Senin, Agustus 17, 2026 WIB Last Updated 2026-08-16T19:13:12Z

    Aceh Besar, 30 Juli 2026 — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas menjalin kerja sama pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen melalui metode co-processing.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan di PT Solusi Bangun Andalas, Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah nyata Bank Indonesia dalam mewujudkan pengelolaan uang Rupiah yang tidak hanya aman dan akuntabel, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

    Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia memiliki kewenangan dalam pengelolaan uang Rupiah, mulai dari perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, hingga pemusnahan uang Rupiah yang sudah tidak layak edar.

    Dalam proses pemusnahan tersebut, dihasilkan Limbah Racik Uang Kertas yang perlu dikelola secara bertanggung jawab. Jika sebelumnya LRUK dikelola melalui tempat pembuangan akhir, kini pengelolaannya dikembangkan melalui pendekatan yang lebih berkelanjutan sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau.

    Melalui kerja sama dengan PT Solusi Bangun Andalas, LRUK dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif menggunakan metode co-processing dalam proses produksi semen.

    Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, LRUK tidak termasuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta memenuhi kriteria sebagai biomassa untuk industri. Dengan demikian, pemanfaatan LRUK dapat dilakukan secara lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung tata kelola pengelolaan uang Rupiah yang semakin baik.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan uang Rupiah yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

    “Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas sebagai bahan bakar alternatif melalui kerja sama dengan PT Solusi Bangun Andalas merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pengelolaan uang Rupiah yang semakin bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan penguatan agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

    Pemanfaatan LRUK tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah hasil pemusnahan uang Rupiah, tetapi juga mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan kebijakan rendah karbon.

    Sinergi dengan mitra strategis diharapkan dapat terus mendorong lahirnya inovasi dalam tata kelola uang Rupiah yang adaptif terhadap tantangan lingkungan.

    Bank Indonesia Provinsi Aceh turut menyampaikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas, Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kerja sama tersebut.

    Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan semakin memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Masyarakat dapat memantau informasi terkini mengenai bauran kebijakan dan berbagai program Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia_aceh.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini