• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Musda VI Demokrat Aceh Jadi Momentum Konsolidasi dan Penentuan Kepemimpinan 2026–2031

    8/19/26, Rabu, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T14:33:37Z

    BANDA ACEH — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI sebagai momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi partai di Aceh untuk periode mendatang.
    Musda VI Partai Demokrat Aceh dijadwalkan berlangsung di Hotel Muraya Kryad Banda Aceh pada Rabu, 19 Agustus 2026. Agenda lima tahunan tersebut dihadiri jajaran DPC Partai Demokrat dari 23 kabupaten/kota se-Aceh serta jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

    Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Herman Khaeron, dijadwalkan hadir sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Musda VI tersebut. Kehadiran DPP menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses Musda berjalan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.

    Musda kali ini juga menjadi perhatian karena terdapat dua nama yang telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031, yakni drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes., dan Sayuti Abubakar. Keduanya membawa dukungan dari sejumlah DPC Partai Demokrat di Aceh.

    Dalam proses Musda, sebanyak 23 DPC Partai Demokrat kabupaten/kota di Aceh memiliki hak suara. Selain itu, terdapat hak suara dari Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, serta organisasi sayap partai sesuai ketentuan yang berlaku.

    Menjelang Musda, dinamika dukungan di internal partai terus berkembang. Nurdiansyah Alasta sebelumnya menyampaikan harapan agar seluruh kader menjaga persatuan, kekompakan, serta mematuhi aturan organisasi. Ia juga menegaskan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya proses dan keputusan akhir kepada mekanisme partai serta DPP Partai Demokrat.

    Sementara itu, Sayuti Abubakar juga telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Dalam proses pendaftaran, ia disebut membawa dukungan dari sejumlah DPC Partai Demokrat di Aceh.

    Pelaksanaan Musda VI diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum memperkuat soliditas kader, menyatukan seluruh elemen partai, serta menyusun strategi politik Demokrat Aceh menghadapi agenda politik mendatang.

    Dengan berkumpulnya seluruh pimpinan DPC dari 23 kabupaten/kota bersama jajaran DPD dan DPP, Musda VI Demokrat Aceh menjadi momentum strategis untuk melahirkan kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Demokrat di Aceh.

    Seluruh kader diharapkan dapat menjaga suasana Musda tetap aman, tertib, demokratis, dan bermartabat sehingga keputusan yang dihasilkan dapat diterima seluruh jajaran partai demi kepentingan dan kemajuan Partai Demokrat Aceh.[]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini