Header Ads

ICMI Aceh : Akan Refleksi Akhir 2019



Banda Aceh - ANN
Mengakhiri tahun  2019 ini, Organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Aceh akan melakukan Refleksi dan Catatan Akhir Tahun. Acara ini akan digelar di Sekretariat Orwil ICMI Aceh, di Baperis Kompleks Makam Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh 30 Desember 2019.

Pentingnya kami menggelar acara ini, karena sebagai cendekiawan kami ingin memberi kontribusi pemikiran kepada Pemerintah Aceh guna mempercepat terwujudnya masyarakat Aceh yang sejahtera". Ungkap Dr Sofyan Gani, Sekretaris ICMI Aceh yang juga sebagai Ketua Panitia Refleksi.

Panitia sudah mengundang dua orang pembicara utama dalam refleksi tersebut, yaitu ; Pertama, Prof Dr Teuku Abdullah Sany, MSc. Beliau adalah Guru Besar ITB yang juga Dewan Pakar ICMI Pusat, yang selama ini aktif membantu Presiden Jokowi dalam urusan kontruksi berteknologi tinggi, termasuk pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung. Kedua, Prof Dr Farid Wajdi, MA. Beliau mantan Rektor UIN Ar-Raniry. Sekarang sebagai Ketua ICMI Aceh dan juga Ketua PW Alwasliyah Provinsi Aceh.

Menurut infonya, Prof T.A. Sany akan berbicara seputar topik pentingnya penguasaan teknologi untuk mempercepat kemajuan Aceh. Sedangkan Prof Farid akan membahas seputar masalah dan solusi untuk memantapkan perdamaian dan keharmonisan hidup dalam masyarakat Aceh.

"Kita rasa, kita sudah sangat toleran, tetapi mengapa ada survey yang menyimpulkan Aceh sangat rendah indek toleransinya dalam kehidupan beragama. Ini mesti kita bicarakan untuk kita temukan solusinya", demikian ujar singkat Prof Farid. Namun demikian, secara persis apa yang akan saya bahas nanti, tergantung juga pada semangat peserta yang hadir. Demikian, pungkas Prof Farid, Ketua ICMi Aceh yang juga seorang mubaligh terkenal dengan pidatonya yang penuh semangat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.