Header Ads

Agar Terwujudnya Keterbukaan Informasi, Irwasda Polda Aceh Gelar FGD Antar Pengawas


Banda Aceh - ANN


Program Prioritas Kapolri suatu terobosan yang dirintis oleh pimpinan Polri yang baru dalam mewujudkan visi dan misi Polri ke arah yang lebih baik, sehingga Kapolri Listyo Sigit Prabowo membuat program Prioritas Kapolri yang di dalamnya termasuk program Penguatan Fungsi Pengawasan.


Menindaklanjuti hal tersebut, Itwasda Polda Aceh, Senin (24/5/2021) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh para penanggung jawab program 15, verifikator, dan operator kegiatan 49 rencana aksi 171.


"Tranformasi pengawasan terdiri dari tiga item, yaitu pengawasan pimpinan terhadap setiap kegiatan, penguatan fungsi pengawasan kegiatan 49, sistem pengawasan eksternal yang melibatkan tim dari eksternal," sebut Irwasda Polda Aceh Kombes Pol Marzuki Alba melalui Kasubbagdumasanwas Kompol Abdul Muthalib, MM dalam keterangannya, Selasa (25/5) di Aula Itwasda Polda Aceh.


Abdul Muthalib menyebutkan, FGD tersebut bertujuan untuk mewujudkan keterbukaan informasi antar pengawas eksternal, yaitu Ombudsman, Komnas Ham RI, BPK RI, dan BPKP sebagai penanggung jawab kegiatan.


Ia juga menekankan kepada fungsi terkait dan personel yang telah ditunjuk sebagai operator serta verifikator untuk kegiatan 49 dan juga kegiatan lain yang berada di bawah program 15 agar selalu diperhatikan jadwal pengiriman laporan untuk kegiatan yang telah dilaksanakan agar diinput dalam laporan melalui aplikasi online.


Kemudian, tambahnya,

untuk penanggungjawab kegiatan dan peserta sosialisasi aplikasi Dumas Presisi baik kepada anggota Polri dan masyarakat agar dilaksanakan dengan baik dan benar sehingga masyarakat tidak terkendala dalam menggunakan aplikasi online tersebut.


"Kepada para operator bila dalam penggunaan aplikasi mengalami kendala dan permasalahan agar meyampaikan kepada masing-masing penanggungjawab kegiatan untuk kita cari solusi dan kita perbaiki di mana yang masih terdapat kekurangan, bila hal tersebut tidak memungkinkan maka kita sampaikan kepada pimpinan pada tingkat pusat Mabes Polri," pungkas Abdul Muthalib mengakhiri keterangannya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.