Header Ads

Judul Iklan

Kasus Covid-19 Bertambah 63 Orang, Petugas Lakukan Tracing

Banda Aceh, ANN.co.id Kasus harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi di Aceh. Kasus konfirmasi baru harian dilaporkan 63 orang, lebih banyak sembilan orang dibandingkan kasus sehari sebelumnya 44 orang. Sementara itu, pasien terinfeksi virus corona yang dinyatakan sembuh  bertambah 86 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak empat orang. 

“Kenaikan kasus baru meski sembilan orang namun sepatutnya menjadi perhatian,” tutur Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Senin (27/9/2021). 

Ia menjelaskan, penambahan kasus baru harian menunjukkan transmisi virus corona masih terjadi. Petugas kesehatan, sesuai pedoman penanganan Covid-19, akan melakukan tracing terhadap orang-orang yang merupakan kontak erat kasus baru tersebut. Semakin cepat ditemukan yang terinfeksi kian kecil risiko menularkan bagi keluarga dan masyarakat sekitar. 

Menurut Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu, keberhasilan tracing dan testing terhadap kontak erat sangat tergantung pada dukungan tokoh panutan dan partisipasi masyarakat. Tokoh masyarakat mendukung tugas-tugas tim surveilance di lapangan dan setiap yang merasa dirinya kontak erat kasus baru Covid-19 bersedia melapor untuk ambil swab-nya. 

“Testing dan tracing kontak erat merupakan tindakan deteksi dini untuk memutuskan rantai penularan virus corona di tengah-tengah masyarakat,” tutur SAG. 

*Kasus kumulatif* 

Selanjutnya ia melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 37.950 orang, hingga 27 September 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 1.998 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 33.694 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sebanyak 1.898 orang. 

Data kasus kumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah  hari ini sebanyak 63 orang. Pasien yang sembuh bertambah 86 orang, dan data penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak empat orang, tuturnya. 

Kasus konfirmasi baru 63 orang meliputi warga Aceh Besar 11 orang, Aceh Jaya dan Aceh Barat sama-sama 10 orang. Kemudian Bireuen delapan orang, Banda Aceh enam orang, Aceh Tamiang empat orang, Pidie dan Lhokseumawe masing-masing tiga orang. Selanjutnya Aceh Timur dan Aceh Tengah sama-sama dua orang. Sedangkan Aceh Utara, Aceh Selatan, Simeulue, Aceh Singkil masing-masing satu orang. 

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 86 orang, meliputi warga Aceh Besar 22 orang, Subulussalam 14 orang, dan Pidie 11 orang. Kemudian warga Aceh Jaya dan Simeulue sama-sama sembilan orang. 

Selanjutnya warga Banda Aceh tujuh orang, warga Langsa dan Lhokseumawe, masing-masing empat orang. Lebih lanjut warga Aceh Timur dan Sabang sama-sama dua orang. Sedangkan warga Pidie Jaya dan Aceh Barat masing-masing satu orang. 

SAG juga merinci kasus-kasus meninggal dunia yang meliputi warga Pidie dua orang, warga Aceh Besar dan Simeulue sama-sama satu orang. Keempat kasus meninggal dunia ini terjadi dalam periode 6 September – 24 September 2021. 

“Kasus meninggal dunia tersebut data lama, dan bukan kejadian dalam 24 jam terakhir,” tegasnya. 

Lebih lanjut SAG memaparkan data kumulatif kasus probable, yakni sebanyak 892 orang, meliputi 809 orang selesai isolasi, tidak ada lagi yang isolasi di rumah sakit, dan 83 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya. 

Sedangkan kasus suspek secara kumulatif tercatat sebanyak 9.956 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.951 orang, sedang isolasi di rumah dua orang, dan tiga orang sedang diisolasi rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh, tutupnya.[] 



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.