Iklan

Category 2

Panitia Muktamar IDI Kunjungi Silaturahmi dengan Gubernur Aceh

12/18/21, Sabtu, Desember 18, 2021 WIB Last Updated 2021-12-18T07:33:55Z


BANDA ACEH 
– Panitia Pelaksana Muktamar ke-31 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), melakukan kunjungan silaturahmi dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Jumat malam 17 Desember 2021.

Pertemuan yang berlangsung di Restoran Meuligoe Gubernur itu dilakukan untuk melaporkan kesiapan panitia menjelang pelaksanaan Muktamar yang dijadwalkan berlangsung Maret tahun depan di Banda Aceh.

Hadir dari pihak panitia pelaksana muktamar yaitu Ketua OC Nasional Muktamar IDI XXXI, Ramlan Sitompul, Sekretaris OC Nasional Muktamar Nidyasari Pintor Nasution dan Sekretaris Pengurus Besar IDI, Dien Kuswardani. Selain itu juga hadir seluruh tim panitia dari pihak Aceh sebagai tuan rumah yang diketuai Nasrul Musadir, pengurus IDI Aceh dan pengurus IDI Kota Banda Aceh.

Sementara Gubernur Nova dalam pertemuan itu didampingi Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin, Direktur RSIA, Direktur RSJ Aceh, Dirut Bank Aceh Syariah, pihak Kadin Aceh serta sejumlah Kepala SKPA terkait.

Ketua OC Nasional Muktamar IDI XXXI, Ramlan Sitompul, dalam penyampaiannya mengatakan, terpilihnya Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah muktamar IDI ke 31 merupakan hasil dari perjalanan yang panjang.

Hal itu mengingat sejumlah daerah lain di Tanah Air juga menginginkan pelaksanaan muktamar tersebut berlangsung di daerah mereka.

“Ini sesuatu yang spesial bagi Aceh, mengingat beberapa daerah lain juga berharap menjadi tuan rumah,” kata Ramlan yang berharap agar Muktamar tersebut dapat berlangsung sukses sesuai rencana.

Ketua Panitia lokal muktamar di Aceh Nasrul Musadir, juga melaporkan kepada Gubernur Nova bahwa sesuai rencana, Muktamar IDI XXXI akan berlangsung di Banda Aceh Convention Hall (BACH) pada 22-25 Maret 2022.

Muktamar itu akan menggaungkan tema “Peran Strategis IDI dalam Membangun Kemandirian dan Meningkatkan Ketahanan Bangsa”.

Nasrul menjelaskan, pelaksanaan Muktamar IDI XXXI di Aceh bukan sekedar menjadi momen serah terima kepengurusan besar Ikatan Dokter Indonesia, namun juga sebagai momentum untuk organisasi menunjukkan peran strategisnya dalam membangun kemandirian dan meningkatkan ketahanan bangsa Indonesia. Khususnya dalam memitigasi negara dari pandemi Covid-19 yang masih menghantui.

“IDI harus mampu membangun kemandirian rakyat, khususnya terkait kualitas kesehatan. Kemandirian yang meningkatkan ketahanan bangsa terhadap ancaman dan hambatan, sehingga bisa terus berkarya mewujudkan Indonesia maju,” kata Nasrul.

Sementara itu, Gubernur Nova dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Aceh menyambut baik pelaksanaan Muktamar IDI XXXI di Banda Aceh.

Momentum tersebut kata Gubernur sangat penting bagi Keluarga Besar IDI, sebab momentum merupakan lorong waktu untuk menentukan kinerja organisasi ke depan.

Oleh sebab itu, Gubernur berpesan agar pelaksanaannya harus benar-benar disiapkan secara matang, agar seluruh acara berjalan dengan baik. Selain itu Gubernur juga berpesan agar IDI terus menjadi organisasi yang independen.

“Saya berharap dengan muktamar ini mudah-mudahan IDI benar-benar independen. Dari segi organisasi maupun person di dalamnya,” ujar Gubernur Nova. []
Komentar

Tampilkan

Terkini