Pidie Jaya – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kabupaten Pidie Jaya, Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi penyintas banjir hidrometeorologi sekaligus menyalurkan bantuan logistik dan dukungan pemulihan trauma (trauma healing).
Rudy Mas’ud hadir didampingi istri, Syarifah Suraidah, beserta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kedatangan rombongan di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, disambut hangat oleh ribuan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Tidak hanya membawa bantuan materiil, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini menekankan pentingnya kesehatan mental para pengungsi. Ia memboyong konselor asal Aceh, Hetti Zuliani, Ph.D, untuk menjalankan program psikososial.
"Kami menyadari masyarakat, terutama anak-anak, mengalami stres luar biasa di pengungsian. Oleh karena itu, kami membawa pakar untuk memberikan motivasi dan edukasi psikologi agar mental masyarakat tetap kuat pascabencana," ujar Rudy Mas’ud.
Untuk mencairkan suasana, kunjungan tersebut juga menghadirkan seniman lokal Aceh, Bergek dan Bang Joni Kapluk. Kehadiran para penghibur ini menjadi oase bagi warga yang jenuh di tenda pengungsian.
Bantuan Logistik dan Dana Tunai
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim menyerahkan bantuan dana tunai sebesar Rp 1 miliar yang diterima langsung oleh Bupati Pidie Jaya. Selain dana segar, paket logistik lengkap juga dibagikan kepada warga di beberapa titik terdampak.
Adapun paket bantuan yang disalurkan meliputi:
Kebutuhan Ibadah: Al-Qur'an, mukena, sajadah, dan kain sarung.
Pendidikan: Tas sekolah, alat tulis, dan buku Iqra.
Kebutuhan Pokok: Beras, minyak goreng, gula, serta pakaian layak pakai untuk dewasa dan anak-anak.
Distribusi Melalui Relawan Lokal
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Gubernur mempercayakan pendistribusian kepada Yayasan Permata Aceh Mulia (YPAM) Sigli. Pembina YPAM Sigli Peduli, Mahfuddin Ismail, menjelaskan bahwa penyaluran akan berlangsung hingga Sabtu (3/1/2026).
"Sasaran pendistribusian mencakup Gampong Meunasah Raya, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Geunteng, hingga Lhok Sandeng," jelas Mahfuddin yang juga bertindak sebagai fasilitator kunjungan tersebut.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Staf Khusus Gubernur Kaltim, Ustadz Hajarul Akbar, Wali Kota Banda Aceh, serta jajaran unsur pimpinan daerah setempat. Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi pemulihan infrastruktur dan sosial di wilayah Pidie Jaya pasca-banjir.


