• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, PLN UID Aceh Gelar Forum Ketenagalistrikan di Bulan K3 Nasional 2026

    2/10/26, Selasa, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T09:01:10Z
    General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra bersama jajaran manajemen dan peserta Forum Ketenagalistrikan Tahun 2026 berfoto bersama usai pembukaan kegiatan dalam rangka Bulan K3 Nasional di Banda Aceh, Senin (09/02). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen PLN UID Aceh dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kolaborasi lintas sektoral.


    Banda Aceh, 09 Februari 2026 – PLN UID Aceh menyelenggarakan Forum Ketenagalistrikan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Banda Aceh, Senin (09/02). Mengusung tema "Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan", kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh budaya keselamatan di seluruh aspek operasional ketenagalistrikan.General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa aspek keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap nyawa setiap insan di lingkungan kerja.
    Tim BPBD Provinsi Aceh bersama Damkar memberikan edukasi dan simulasi tanggap darurat kepada peserta Forum Ketenagalistrikan 2026. Simulasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dan mitra kerja dalam menghadapi potensi bencana serta kondisi darurat di lingkungan kerja.


    "Bagi kami di PLN UID Aceh, tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Keselamatan kerja adalah prioritas utama yang harus mendarah daging dalam setiap tindakan, karena ada keluarga yang menanti kita di rumah. Kita berkomitmen penuh untuk mewujudkan target Zero Harm Zero Loss di setiap lini operasi," ujar Eddi.

    Eddi menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif berbagai instansi dalam forum tersebut.
    Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Zulfikar, S.Sos., M.M., CT, menyampaikan materi penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Forum Ketenagalistrikan Tahun 2026 yang digelar PLN UID Aceh di Banda Aceh, Senin (09/02). Paparan bertajuk “K3: Mandatory Rules atau Life Style?” menekankan pentingnya menjadikan K3 sebagai budaya kerja profesional, andal, dan berkelanjutan di lingkungan ketenagalistrikan.


    Dalam sesi pertama, Kasubdit Kamneg Dit Intelkam POLDA Aceh, AKBP Apriadi, S.Sos., M.M., memaparkan materi terkait penguatan keamanan dengan tema "Mengantisipasi Tindakan Terorisme dan Radikalisme" di lingkungan objek vital nasional. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan listrik dari potensi gangguan keamanan luar biasa.

    Sementara itu, dari sisi penguatan budaya kerja, Zulfikar, S.Sos., M.M. dari Disnaker Aceh menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa budaya K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perusahaan di era inklusif.

    Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini juga melibatkan edukasi serta simulasi praktis mengenai tanggap darurat dan penanggulangan bencana. Tim dari BPBD Provinsi Aceh yang dipimpin oleh Putra Yana, SE dan Andriansyah, S.Sos, bersama Yudi, SH dari pihak Damkar, memberikan pembekalan langsung kepada peserta melalui simulasi lapangan.
    "Edukasi dan simulasi ini sangat penting agar setiap pegawai dan mitra kerja memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan yang konsisten, kita dapat meminimalisir risiko dampak bencana secara efektif," tutup Eddi.

    Acara ditutup dengan sesi evaluasi pemahaman awareness keselamatan kerja untuk memastikan seluruh materi yang disampaikan dapat diimplementasikan secara konkret oleh seluruh peserta di unit kerja masing-masing.[]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini