• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Akses Antardesa di Pidie Jaya Segera Pulih, Pembangunan Jembatan Aramco Capai 80 Persen

    4/18/26, Sabtu, April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T12:08:33Z


    PIDIE Jaya – Harapan masyarakat di Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, untuk kembali memiliki akses transportasi yang layak segera terwujud. Hingga Sabtu (18/4/2026), pembangunan Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Panton Raya dan Desa Tampui telah mencapai progres 80 persen.


    Jembatan ini merupakan infrastruktur vital yang sempat terputus total akibat banjir besar pada akhir November 2025. Sejak saat itu, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas sosial warga di kedua desa tersebut terhambat secara signifikan.


    Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan realisasi bantuan dari Presiden Republik Indonesia. Dalam pelaksanaannya, personel TNI dari Kodim 0102/Pidie bekerja sama dengan masyarakat setempat melalui sistem gotong royong.


    "Pembangunan ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kami menyadari bahwa jembatan ini merupakan urat nadi bagi kelancaran sektor pertanian, pendidikan, dan ekonomi lokal," ujar Abdul Hadi, Sabtu.


    Secara teknis, jembatan ini dirancang dengan panjang 7 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 3,2 meter. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap krusial, yakni perakitan rangka besi untuk balok lantai jembatan.


    Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pembangunan Jembatan Aramco, Kapten Czi Abdul Haris, menambahkan bahwa pengerjaan terus dikejar agar jembatan dapat segera difungsikan. "Fokus kami sekarang adalah penyelesaian lantai jembatan. Jika tahap ini selesai, progres akan mendekati rampung sepenuhnya," kata Abdul Haris.


    Keberadaan jembatan permanen ini sangat dinantikan mengingat lokasinya yang menjadi jalur tunggal bagi petani untuk mengangkut hasil panen dan akses utama anak-anak menuju sekolah. Selama jembatan terputus, warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh atau melintasi sisa-sisa reruntuhan yang berisiko.


    Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam membantu personel TNI di lapangan. Warga berharap proses akhir pembangunan tidak menemui kendala cuaca sehingga jembatan bisa diresmikan dalam waktu dekat.


    Pembangunan kembali infrastruktur ini dinilai bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian penting dari pemulihan pascabencana. Berfungsinya kembali Jembatan Aramco diharapkan mampu menggerakkan kembali roda ekonomi di kawasan tersebut dan menjadi simbol resiliensi masyarakat Pidie Jaya dalam menghadapi dampak bencana alam.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini