BANDA ACEH – Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat berpadu dengan syiar ekonomi syariah dalam pembukaan Puncak Acara Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Aceh 2026 yang digelar pada Sabtu (25/4) di kawasan Universitas Syiah Kuala (USK) Dayan Dawood, Banda Aceh.
Kegiatan pembuka bertajuk FunWalkQaf—jalan santai yang dipadukan dengan gerakan berwakaf—sukses menarik ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum memadati area kampus sejak pagi hari dengan penuh antusias.
Kemeriahan FunWalkQaf tidak hanya menjadi ajang olahraga santai, tetapi juga menandai dimulainya rangkaian puncak Road to Fesyar Aceh 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 April 2026.
Mengusung semangat kolaborasi dan edukasi, kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda menarik. Di antaranya perlombaan kreatif bertema ekonomi syariah, talkshow inspiratif bersama praktisi dan akademisi, bedah buku, hingga hiburan spesial dari penyanyi muda berbakat, Safira Amalia.
Lebih dari sekadar festival, Road to Fesyar Aceh 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Aceh. Kegiatan ini juga membuka ruang interaksi yang luas bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat ekosistem ekonomi syariah, sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha dan komunitas berbasis nilai-nilai syariah.
Antusiasme tinggi masyarakat pada hari pertama menjadi sinyal positif bahwa ekonomi syariah semakin diminati dan relevan, khususnya di kalangan generasi muda Aceh. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan ini dengan menghadiri langsung berbagai rangkaian kegiatan di USK Dayan Dawood hingga 28 April 2026.
Puncak acara ini diharapkan mampu memperkuat peran Aceh sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.[]