BANDA ACEH – BKKBN Provinsi Aceh melalui Kemendukbangga menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana di Hotel Hermes Banda Aceh, Rabu (15/04/2026). Kegiatan tingkat provinsi ini berlangsung semarak dengan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan lintas sektor.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Gubernur Aceh, Ketua DPR Aceh, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Polda Aceh, Bupati Nagan Raya, Bupati Aceh Selatan, Wakil Bupati Pidie Jaya, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Ketua TP PKK Aceh, Kepala DPMG Aceh, Kepala BNN Aceh, para kepala instansi vertikal, pimpinan OPD, hingga perwakilan organisasi profesi seperti IDAI, IBI, POGI, dan IPeKB.
Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) merupakan salah satu strategi nasional dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Program ini tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga melalui penguatan fungsi keluarga, kesehatan reproduksi, serta ketahanan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menegaskan pentingnya Rakorda sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Pelaksanaan Rakorda ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi, menyelaraskan kebijakan, serta merumuskan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun angka stunting di Aceh menunjukkan tren penurunan, namun masih relatif tinggi dibanding target nasional. Berbagai faktor seperti asupan gizi, akses layanan kesehatan, pola asuh, sanitasi, serta kondisi sosial ekonomi menjadi tantangan yang harus ditangani secara terintegrasi.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Kemendukbangga, Budi Setiyono, menyampaikan bahwa Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia menuju Indonesia Emas.
“Melalui forum ini, diharapkan lahir rumusan kebijakan dan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan keluarga,” ujarnya.
Rakorda ini juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan, antara lain penandatanganan MoU dengan mitra, pemberian penghargaan Menteri Kemendukbangga kepada kepala daerah, serta pemaparan materi dari berbagai instansi terkait seperti Bappeda dan DPMG.
Selain itu, BKKBN Provinsi Aceh memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota atas capaian Program Bangga Kencana Tahun 2025. Kabupaten Bener Meriah meraih juara umum, disusul Kabupaten Aceh Besar sebagai juara II, serta juara III bersama Kabupaten Aceh Tengah, Pidie, dan Kota Banda Aceh.
Melalui Rakorda ini, diharapkan terumuskan rekomendasi strategis, terintegrasinya program prioritas nasional ke dalam rencana kerja daerah, serta terbangunnya komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga di Aceh.
Kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan rencana tindak lanjut yang terintegrasi antara pusat dan daerah, sekaligus mendorong inovasi serta praktik baik dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga di seluruh wilayah Aceh.[]