• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Guru SMAN 1 Pulau Banyak Barat Kembangkan Absensi Siswa Melalui QR

    5/02/26, Sabtu, Mei 02, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T19:25:33Z

    SINGKIL — Syafriadi SPd Gr, guru bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia dari SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil melakukan aktivitas menggunakan aplikasi QR (Quick Response) yang bermanfaat bagi sekolah.

    QR artinya dapat memudahkan data dengan cwpat melali camera scaning merupakan kode batang dua dimensi yang mampu menyimpan data secara efisien dan dapat dipindai.

    Kreativitas guru di daerah kepulauan ini mendapat perhatian dan apresiasi dari Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PC PGRI) Kecamatan Pulau Banyak Barat (PBB), Kabupaten Aceh Singkil, Arisman SPd atas inovasi yang dilakukan guru SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat.

    Arisman mengungkapkan, apresiasinya atas pengembangan sistem absensi berbasis QR yang dibuat oleh Syafriadi yang juga wakil kepala sekolah bidang kesisswaan.

    “Kami sangat mengapresiasi kreativitas ini. Inovasi seperti ini perlu terus dikembangkan di lingkungan sekolah,” ujar Arisman kepada media ini, Senin (20/4/2026).

    Arisman menjelaskan, di SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat, teknologi ini dimanfaatkan sebagai sistem presensi peserta didik yang terintegrasi dengan Kartu Tanda Siswa (KTS).

    Dituturkannya, aplikasi tersebut sebenarnya telah dikembangkan sejak akhir 2025. Namun, penggunaannya sempat tertunda karena sejumlah kendala teknis.

    “Alhamdulillah, sekarang sudah siap digunakan dan mulai disosialisasikan kepada para guru yang akan diterapkan mulai hari ini Senin, 20 April 2026,” katanya.

    Ia berharap, inovasi ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah Pulau Banyak Barat agar turut beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

    “Digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Karena itu, guru harus melek teknologi dan mampu memanfaatkan sistem berbasis online,” tandas Arisman.

    Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat, H Ihsan SPd, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan aplikasi tersebut.

    Ia menilai inovasi ini dapat mempermudah proses administrasi sekolah sekaligus meningkatkan kedisiplinan siswa.

    “Kami sangat mendukung. Semoga aplikasi ini bermanfaat bagi guru dan peserta didik, serta menjadi langkah maju dalam penerapan digitalisasi di sekolah,” ujarnya.

    Dukungan juga datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Singkil, Handoko SP MEng. Ia menilai, kreativitas guru di daerah kepulauan patut diapresiasi.

    “Meski berada di wilayah terpencil yang jauh dari ibu kota kabupaten, tapi salah seorang guru SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat mampu menunjukkan inovasi yang tidak kalah dengan sekolah di perkotaan,” pungkas Handoko.()

    (Pariwara) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini