Sabang – Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara secara resmi melepas kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di kawasan Jalan Malahayati, Pangkalan Dermaga TNI AL Sabang, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam menjaga ketersediaan uang Rupiah layak edar serta memperkuat kedaulatan negara melalui distribusi uang hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil di Indonesia.
Dalam ekspedisi kali ini, Bank Indonesia menyiapkan uang Rupiah senilai Rp5 miliar yang akan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan. Program ini menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses uang Rupiah yang berkualitas.
Acara pelepasan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, A. Murthala, yang mewakili Pemerintah Aceh, serta perwakilan TNI Angkatan Udara Sadimin Danlanud dan sejumlah unsur Forkopimda serta pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, A. Murthala menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI Angkatan Udara atas sinergi yang terus dibangun dalam menjaga ketersediaan uang Rupiah hingga ke wilayah kepulauan dan daerah perbatasan.
Menurutnya, keberadaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat tidak hanya bertujuan menyediakan uang layak edar bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkuat persatuan dan kedaulatan bangsa.
Sementara itu, pihak Bank Indonesia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas layanan kas dan memperluas jangkauan distribusi uang Rupiah di seluruh wilayah Indonesia,
khususnya daerah yang memiliki keterbatasan akses perbankan.
Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Bank Indonesia, TNI, serta pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan layanan keuangan dan menjaga kedaulatan Rupiah di seluruh pelosok negeri.[]