PIDIE – Aksi pengrusakan terjadi di Kantor Keuchik Gampong Glumpang Tiga, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah masyarakat yang merasa tidak puas terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun anggaran 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa mendatangi kantor keuchik dan melakukan pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas. Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian kantor mengalami kerusakan, di antaranya pintu dan jendela, serta sejumlah perlengkapan seperti komputer, kursi, meja, dan peralatan kantor lainnya.
Menanggapi insiden tersebut, pihak kecamatan bersama unsur terkait segera melakukan langkah penanganan dengan menggelar mediasi. Pertemuan berlangsung di Kantor Camat Batee dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Camat Batee, Danramil, Kapolsek Batee, aparatur desa, serta unsur Tuha Peut.
Mediasi dilakukan guna meredam situasi serta mencari solusi atas permasalahan yang terjadi, khususnya terkait transparansi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran gampong.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah berangsur kondusif setelah dilakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Camat Batee, Bustami, S.H., menegaskan bahwa bahwa pemerintah kecamatan akan mengawal proses penyelesaian terkait LPJ APBG tersebut agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan. “Kami akan memastikan persoalan ini ditangani secara terbuka dan adil, sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat,” pungkas Bustami.
Pihak pemerintah kecamatan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur musyawarah.(Moes)
