PIDIE – Guna menyukseskan program ketahanan pangan di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Muara Tiga, Sertu Yasir Arafat, memberikan pengarahan dan edukasi langsung kepada para petani cabai di Gampong Keupula, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area perkebunan cabai milik warga ini fokus pada tata cara penggunaan obat semprot (pestisida) yang aman serta strategi penanganan penyakit yang kerap menyerang tanaman cabai.
Dalam arahannya, Sertu Yasir Arafat menekankan pentingnya pemahaman petani mengenai dosis dan waktu penyemprotan. Menurutnya, penggunaan obat semprot yang berlebihan atau tidak sesuai aturan justru dapat merusak kualitas tanah dan membuat hama menjadi kebal (resisten).
"Kita ingin hasil panen melimpah, tapi keselamatan konsumen dan kelestarian lingkungan juga harus dijaga. Oleh karena itu, penggunaan pestisida harus memenuhi prinsip '5 Tepat': Tepat sasaran, tepat mutu, tepat jenis, tepat dosis, dan tepat waktu," ujar Sertu Yasir Arafat di lokasi, Sabtu (16/05).
Selain masalah penyemprotan, Babinsa juga berdiskusi aktif dengan warga mengenai deteksi dini penyakit tanaman cabai, seperti penyakit antraknos (patek), layu bakteri, dan serangan hama kutu daun yang sering memicu gagal panen.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam penanganan penyakit cabai antara lain. Menjaga kebersihan lahan agar tidak menjadi sarang hama. Mengurangi risiko penularan penyakit yang menetap di tanah. Mendorong penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati jika serangan hama masih dalam skala ringan.
Secara terpisah, Danramil 01/Muara Tiga menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan komitmen TNI AD dalam mendampingi masyarakat guna meningkatkan perekonomian daerah, khususnya di sektor pertanian.
Sementara itu, salah satu petani cabai di Gampong Keupula menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan kepedulian Babinsa.
"Penjelasan dari Pak Babinsa sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih tahu cara mengatasi penyakit cabai secara efisien tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk obat-obatan kimia yang belum tentu cocok," ungkapnya.
Dengan adanya pendampingan berkala ini, diharapkan produktivitas pertanian cabai di Kecamatan Muara Tiga, khususnya Gampong Keupula, dapat terus meningkat dan mampu menjaga stabilitas pasokan pasar di Kabupaten Pidie.
